Ahok Ingin Jakarta dan Daerah Mitra Tak Ada Batas

Selasa, 31 Maret 2015 Reporter: Folmer Editor: Agustian Anas 4271

Ahok Ingin Jakarta dan Daerah Mitra Tak Ada Batas

(Foto: Yopie Oscar)

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, konsep megapolitan menyebabkan DKI Jakarta memiliki tanggung jawab yang lebih besar, namun kekuasaan tetap berada di daerah mitra.

Kami ingin bikin nanti seolah-olah wilayah tanpa batas. Jadi kamu enggak merasa lagi mana wilayah Tangerang, Jakarta, kecuali sih ada papan pembatas

"Megapolitan itu bukan kayak konsep megapolnya zaman Bang Yos (Sutiyoso) dengan mengambil kekuasaan segala macam, ribut dong daerah sekitar. Kalau sekarang (konsep Megapolitan), kewajiban kami tidak mengambil," kata Basuki, di Balaikota, Selasa (31/3).

Bahkan, mantan Bupati Belitung Timur itu menginginkan antara Jakarta dengan daerah mitra seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi tidak ada batasan.

"Kami ingin bikin nanti seolah-olah wilayah tanpa batas. Jadi kamu enggak merasa lagi mana wilayah Tangerang, Jakarta, kecuali sih ada papan pembatas. Nantinya jalan, sungai, dan elevated bus semua sama antar daerah mitra. Ini tanggung jawab siapa? DKI, kekuasaan tetap di mereka. Nah, ini konsep megapolitannya DKI," jelasnya.

Ia mengatakan, Pemprov DKI Jakarta memberikan bantuan berupa dana hibah ke pemerintah daerah mitra sebagai salah satu realisasi untuk mewujudkan konsep megapolitan. Namun, daerah mitra terlebih dahulu mengajukan usulan ke Pemprov DKI yang ditujukan untuk penyelesaian berbagai masalah yang berhubungan dengan antar daerah. "Seperti Kota Tangerang minta bantuan Rp 1,2 triliun untuk pembangunan jalan layang bagi jalur Transjakarta. Kita akan kasih selama Detailed Engineering Design (DED)-nya ada,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sejumlah pembangunan antar daerah yang berjalan saat ini di antaranya pelebaran Jalan Daan Mogot, normalisasi, serta jalan inspeksi Sungai Mookevart, dan revitalisasi Terminal Pondok Cabe sebagai pengganti Terminal Lebak Bulus.

Mantan Bupati Belitung Timur ini mengungkapkan, sebagian besar warga yang bekerja di ibu kota saat ini tinggal di kawasan daerah mitra. "Nah, itu yang mau kami lakukan, misalnya pembangunan jalan tembus dan pelebaran jalan ke Bekasi. Jangan sampai jalan tembus itu cuma jalan Jakarta saja yang bagus dan Bekasinya tidak, ya percuma," ungkapnya.

Untuk itu, menurut Basuki, Pemprov DKI berkewajiban memberikan bantuan keuangan kepada sejumlah daerah mitra yang memiliki keuangan daerah terbatas untuk penyelesaian berbagai masalah yang saling berhubungan antar daerah mitra.

BERITA TERKAIT
Lima Daerah Mitra Diusulkan Terima Dana Hibah

Lima Daerah Mitra Diusulkan Terima Dana Hibah

Senin, 30 Maret 2015 3554

Temui Ahok, Walikota Tangsel Ingin Pastikan Dana Bantuan

Basuki: Hanya Depok yang Tak Dapat Dana Hibah

Jumat, 27 Maret 2015 5605

Temui Ahok, Walikota Tangsel Ingin Pastikan Dana Bantuan

Temui Ahok, Walikota Tangsel Ingin Pastikan Dana Bantuan

Kamis, 26 Maret 2015 4146

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7116

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4805

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1908

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2476

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks