Dinas SDA Ajukan Anggaran untuk Subsidi Air Bersih

Selasa, 28 September 2021 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 2167

Dinas SDA Ajukan Anggaran untuk Subsidi Air Bersih

(Foto: doc)

Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan mengajukan subsidi penggunaan air bersih sebesar Rp 33,68 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2021 dan APBD Tahun 2022 yang layanannya disediakan oleh PAM Jaya.

Mengurangi penggunaan air tanah

Pelayanan ditargetkan untuk memenuhi hak rakyat atas tersedianya air bersih yang berkualitas dengan harga terjangkau di DKI Jakarta yang dilakukan oleh PAM Jaya yakni, di wilayah daratan yang daerahnya mengalami krisis air bersih dan di Kepulauan Seribu.

Kepala Bidang Geologi, Konservasi Air Baku dan Penyediaan Air Bersih Dinas SDA DKI Jakarta, Ahmad Saipul mengatakan, subsidi pelayanan air bersih di DKI Jakarta menggunakan perhitungan selisih antara tarif air bersih berdasarkan pemulihan biaya penuh (full cost recovery) dengan tarif air bersih yang dikenakan kepada masyarakat untuk pemenuhan standar pelayanan minimal.

"Saat ini masih dalam proses pengajuan pada APBD Perubahan tahun 2021 dan selanjutnya di APBD 2022," ujarnya,Selasa (28/9).

Saipul menjelaskan, untuk Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di daerah krisis air bersih dilayani melalui sistem kios air yang dibangun dan/atau dioperasikan PAM Jaya. Distribusi air bersih ke kios air dilakukan oleh armada mobil tangki. Dikatakan Saipul, air bersih di kios air di tampung dalam tandon atau tangki air dengan kapasitas empat meter kubik.

 

"Kios air dikelola oleh unsur masyarakat yang disepakati oleh warga setempat untuk menyalurkan air dari tandon di lokasi pengelola kios air ke warga. Pada awal tahun 2021, PAM Jaya telah membangun sebanyak 102 kios air. Kami selalu melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala terkait pengoperasian dan jumlah kios air," terangnya.

Saipul menambahkan, berdasarkan Peraturan Gubernur Nomor 36 Tahun 2018 dan Peraturan Gubernur Nomor 62 Tahun 2019, PAM JAYA memperoleh penugasan untuk mengelola SPAM dengan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) di Kabupaten Kepulauan Seribu. Penugasan ini meliputi kegiatan pengoperasian, pemeliharaan, perbaikan, pelayanan, perluasan jaringan dan pengembangan.

"Adanya kebijakan subsidi ini diharapkan bisa mempercepat terselenggaranya pelayanan air bersih di DKI Jakarta oleh PAM Jaya dan dapat meningkatkan sanitasi dan kesehatan serta mengurangi penggunaan air tanah yang dapat mengakibatkan land subsidence," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PAM Jaya Sosialisasikan Tarif Air Baru ke Pelanggan di Kepulauan Seribu

PAM Jaya Sosialisasi Pemberlakuan Tarif Baru Bagi Warga di Lima Pulau Permukiman

Rabu, 01 September 2021 2579

PAM Jaya Sosialisasikan Tarif Air Baru ke Pelanggan di Kepulauan Seribu

PAM Jaya Sosialisasi Pemberlakuan Tarif Baru Bagi Warga di Lima Pulau Permukiman

Rabu, 01 September 2021 2579

Balkoters Talk, Pemprov DKI Terus Membuat Terobosan untuk Mencapai Target Layanan Air Bersih

Pemprov DKI Terus Buat Terobosan untuk Capaian Target Layanan Air Bersih

Rabu, 01 September 2021 2152

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 10577

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7251

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4948

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3671

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2767

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks