Ketua TP PKK Jakut: Kelas Berkebun Sangat Bermanfaat

Kamis, 23 September 2021 Reporter: Suparni Editor: Toni Riyanto 2308

Kelas Berkebun Sesi 3 Diikuti 126 Peserta Kader PKK dan Poktan

(Foto: Suparni)

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Jakarta Utara, Yenny Nursanti Ali sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Kelas Berkebun, terutama di masa pandemi COVID-19 saat ini.

Kreatif dan inovatif di tengah keterbatasan

Yenny mengatakan, kegiatan yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) berkolaborasi dengan TP PKK tersebut memberikan banyak ilmu bagi peserta Kelas Berkebun, baik kader PKK maupun dari kelompok tani (poktan).

"Sangat memberikan manfaat, mereka bisa mendapatkan ilmu bercocok tanam, lebih kreatif dan inovatif di tengah keterbatasan lahan," ujarnya, saat memberikan sambutan pelaksanaan Kelas Berkebun Sesi 3 yang mengangkat tema "Tabulampot dan Tanaman Hias", Kamis (23/9).

Menurutnya, berbekal pengetahuan yang didapat, peserta tidak hanya bisa berkontribusi menghijaukan lingkungan. Tapi, juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan untuk keluarga.

"Terima kasih kepada narasumber atau pemateri atas ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diberikan. Semoga para peserta dapat menerapkan dan menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada warga lainnya," kata Yenny.

Kepala Suku Dinas KPKP Kota Jakarta Utara, Unang Rustanto menambahkan, Kelas Berkebun Sesi 3 ini menghadirkan Penyuluh Pertanian Kecamatan Cilincing Hendriyanto; dan Praktisi Budi Daya Tanaman Hias, Nurul Rusniawaty sebagai narasumber.

"Dalam Kelas Berkebun sesi 3 hari ini diikuti 126 peserta yang terdiri dari kader PKK di enam kecamatan di Jakarta Utara serta poktan binaan Sudin KPKP Jakarta Utara, semoga bermanfaat dan dapat dipraktikkan ilmunya," terangnya.

Praktisi Tanaman Hias, Nurul Rusniawaty menuturkan, tanaman hias, khususnya anggrek sangat diminati berbagai kalangan. Sehingga, sangat terbuka peluang bisnisnya.

"Dalam budi daya tanaman hias ini harus memperhatikan hal dasar mulai dari wadah, media, bibit yang baik, cara tanam, perawatan, pencegahan penyakit dan pemupukan yang sesuai dosis. Jika hal ini diperhatikan mudah-mudahan hasilnya juga baik," ungkapnya.

Sementara itu, Penyuluh Pertanian Kecamatan Cilincing, Hendriyanto mengatakan, penanaman buah dalam pot menjadi solusi bagi peserta jika ingin berkebun tetapi tidak memiliki lahan cukup luas.

"Selain perawatannya lebih mudah, kreasi para pemilik kebun dalam pot ini bisa meningkatkan nilai jual tanaman. Misalnya, buah yang ukurannya lebih besar dari ukuran pada umumnya meski di dalam pot," tandasnya.

BERITA TERKAIT
70 Peserta dari Kepulauan Seribu Ikuti Kelas Berkebun Sesi 3

70 Peserta dari Kepulauan Seribu Ikuti Kelas Berkebun Sesi 3

Selasa, 21 September 2021 1404

 350 Peserta di Jaksel Ikuti Kelas Berkebun Tabulambot dan Tanaman Hias

Kelas Berkebun Sesi Tiga di Jaksel Diikuti 350 Peserta

Rabu, 22 September 2021 2007

PPKD Jakbar Gelar Pelatihan Kolaborasi Untuk Lima Kejuruan

Peserta Pelatihan Kelas Berkebun di Jaktim Dapat Bantuan 300 Bibit Tanaman Buah

Selasa, 21 September 2021 1706

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5150

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1322

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1444

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1373

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 560

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks