240 Jakpreneur Perempuan Ikuti Webinar UMKM Go Online dan Digitalisasi Bisnis di Masa Pandemi

Jumat, 23 Juli 2021 Reporter: Suparni Editor: Toni Riyanto 3194

240 Jakprenuer Perempuan Ikut Webinar UMKM Go Online dan Digitalisasi Bisnis di Masa Pandemi

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Australia-Indonesia Partnership for Economic Development (Prospera) kembali mengadakan webinar Curhat Jakpreneur. Webinar kali ini mengangkat tema "UMKM Go Online dan Digitalisasi Bisnis di Masa Pandemi" diikuti 240 Jakprenuer perempuan.

Digital bisnis wajib dimanfaatkan Jakprenuer

Pelaksanaan webinar ini menghadirkan narasumber berkompeten di bidangnya, seperti Siberkreasi dan Pelaku Usaha Online, Rizky Ardi Nugroho; Perempuan Maju Digital, Anantya; Kepala Perwakilan Kantor BI Wilayah DKI Jakarta, Onny Widjanarko; dan Kepala Transaksi Perbankan Bank DKI, Risman Firmansyah.

Siberkreasi dan Pelaku Usaha Online, Rizky Ardi Nugroho mengatakan, berdasarkan penelitian berbagai sumber menyatakan sebanyak 202,6 juta orang aktif menggunakan media sosial. Sementara, dari hasil penelitian Kementerian UKM RI dari 10 juta UMKM baru sekitar 10 persen yang melakukan transaksi secara online.

"Digital bisnis wajib dimanfaatkan Jakprenuer untuk berdagang dan melakukan transaksi karena cukup mudah, biaya murah, tak perlu sewa dan biaya promosi, cukup di-posting lewat sosmed," ujarnya, Jumat (23/7).

Ia mengaku, selama pandemi, April 2019 lalu penjualan dagangannya berupa beras dan lain-lain naik hingga lima kali lipat dibanding sebelum masa pandemi karena orang lebih banyak berbelanja secara daring.

"Jakprenuer bisa melakukan hal serupa, dengan menggunakan aplikasi sosial media yang sudah ada, bisa WhatsApp hingga Facebook," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Transaksi Perbankan Bank DKI, Risman Firmansyah menambahkan, untuk transaksi aman para Jakprenuer disarankan untuk menggunakan Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) karena lebih aman, lebih mudah dan cepat.

"Lewat aplikasi ini, dana transaksi langsung masuk ke rekening sehingga bisa mencegah penipuan hingga memudahkan pengontrolan terkait penjualan dan pemasukan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 135 Peserta Ikut Webinar E-order Curhat Jakprenuer Perempuan

135 Jakpreneur Perempuan Ikuti Webinar Kewirusahaan Kolaborasi Pemprov DKI-Prospera

Kamis, 22 Juli 2021 2622

Sudin Parekraf Kepulauan Seribu Gelar Bimbingan Teknis Industri Kreatif

60 Jakpreneur Sudin Parekraf Kepulauan Seribu Ikuti Bimtek Industri Kreatif

Rabu, 23 Juni 2021 1422

Sehari, Omzet Jakprenuer Binaan Sudin KPKP Kepulauan Seribu Mencapai Jutaan Rupiah

Omzet Jakpreneur di Ramadhan Fest Kepulauan Seribu Tembus Jutaan Rupiah

Rabu, 05 Mei 2021 2246

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13223

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8863

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 870

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2157

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1940

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks