Pemprov DKI Dukung Lembaga Pendidikan Gencarkan Vaksinasi Guna Wujudkan Herd Immunity

Jumat, 16 Juli 2021 16:48 Yudha Peta Ogara 616

(Foto: - Beritajakarta.id)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya mewujudkan kekebalan kelompok (herd immunity) di Ibu Kota melalui program vaksinasi. Percepatan dan kampanye vaksinasi terus digulirkan melalui kolaborasi Pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan, salah satunya Universitas Krisnadwipayana. Pada Jumat (16/7), Wakil Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meninjau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 yang diinisiasi oleh BEM Nusantara Koordinator DKI Jakarta dan Universitas Krisnadiwpayana di Pendopo Universitas Krisnadiwpayana, Jakarta Timur.

Semakin banyak universitas, kampus, aktivis, termasuk BEM Nusantara, yang berpartisipasi melaksanakan vaksinasi

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Ariza menegaskan, Pemprov DKI mendukung penuh semua kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan guna mewujudkan herd immunity.

"Saya menyambut baik dan bersyukur. Semakin banyak universitas, kampus, aktivis, termasuk BEM Nusantara, yang berpartisipasi melaksanakan vaksinasi. Di sini sehari bisa sampai 1.000-1.500. Sudah dilaksanakan beberapa hari ini. Tentu, ini menambah kecepatan pencapaian target kita di Jakarta. Kita ditarget oleh Pemerintah Pusat, Pak Jokowi, 7,5 juta di akhir Agustus (2021)," kata Wagub Ariza, dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta.

Sebagaimana diketahui, untuk program vaksinasi di Jakarta, total dosis 1 sampai saat ini sebanyak 6.069.993 orang (68,9%). Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 1.970.308 orang (22,4%). Kemudian, target vaksinasi di Jakarta yang ditetapkan Presiden RI agar dipenuhi pada akhir Agustus adalah 7,5 juta penduduk usia 12 tahun ke atas. Sementara, Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan menetapkan target total 8,8 juta penduduk Jakarta divaksin untuk menciptakan kekebalan komunitas.

Lebih lanjut, Wagub Ariza optimistis DKI Jakarta bisa mencapai target vaksinasi lebih cepat dari yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat. Semua capaian ini tentu atas dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat yang peduli pada program vaksinasi COVID-19. Wagub Ariza menyebut, kendati belakangan terjadi lonjakan kasus aktif COVID-19 di Jakarta, tetapi masih dapat dikendalikan berkat kolaborasi dari seluruh pihak.

"Ada bantuan dari Polda Metro Jaya, Kodam Jaya, Kajati, Forkopimda, semua elemen masyarakat bersatu, bersinergi positif, bersama-sama membantu mengendalikan COVID-19 di Jakarta. Ini menunjukkan komitmen dan kesungguhan kita semua, Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya.

Wagub Ariza kembali mengimbau agar masyarakat di seluruh wilayah Ibu Kota dengan penuh kesadaran melaksanakan protokol kesehatan secara disiplin. Dalam PPKM Darurat, sambungnya, banyak terjadi penyekatan, tetapi semua itu untuk memastikan keselamatan dan kesehatan bersama. Wagub Ariza pun menegaskan agar seluruh lapisan masyarakat dapat patuh dan taat terhadap kebijakan PPKM, bagi yang melanggar akan ditindak tegas.

"Sekali lagi pada kesempatan ini, yang dapat bekerja hanya di sektor esensial dan kritikal. Di luar itu mohon dipahami, agar dapat bekerja di rumah. Belanja juga secara online. Dan bagi kantor-kantor yang buka, yang bukan esensial dan kritikal, laporkan kepada kami melalui aplikasi JAKI. Kerahasiaan pelaporan kami jaga dan segera kami beri tindakan dan sanksi. Mohon kerja sama, mari dukung pelaksanaan PPKM Darurat agar kita bisa segera menurunkan angka kasus COVID-19," ungkapnya.

Wagub Ariza mengungkapkan, berdasarkan laporan Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, mobilitas warga di Jakarta sudah menurun sekitar 60 persen. Untuk itu, ia memastikan Pemerintah terus melakukan berbagai upaya dan terobosan dalam menangani dampak PPKM Darurat pada perekonomian masyarakat. Iapun menggarisbawahi, mencapai kekebalan komunal adalah yang utama saat ini.

"Kalau kesehatan bisa dicapai dengan baik, insya Allah perekonomian bergerak dengan lebih baik lagi. Kami sudah menyiapkan dan mengambil berbagai langkah stimulus ekonomi. Antara lain, insentif pajak dan bantuan sosial tunai yang akan segera dibagikan," pungkas Wagub Ariza.