Jumat, 07 Maret 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
4849
(Foto: doc)
Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Jakarta diminta untuk segera merampungkan pembangunan rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Daan Mogot pada Juni mendatang. Pasalnya, rusunawa yang dibangun sejak 2013 lalu akan ditempati warga pindahan dari bantaran sungai.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, meminta kepastian kepada Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda, Yonathan Pasodung, untuk menyelesaikan pembangunan pada Juni mendatang. "Yakin ya Pak, ini (selesai) Juni?" tanya Jokowi di sela-sela meninjau pembangunan Rusunawa Daan Mogot di Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (7/3).
Kendati demikian, Jokowi masih memberikan batas toleransi satu bulan kemudian atau bulan Juli. Dinas Perumahan dan Gedung Pemda sendiri sedang membangun delapan blok rusunawa di atas lahan seluas 18 hektare. Pembangunannya dilakukan dengan menggunakan anggaran tahun berjalan (multiyears) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI. "Juni. Paling lambat Juli. Jangan sampai lepas dari jadwal yang sudah ditentukan," tegasnya.
Rencananya di lokasi yang sama juga akan dibangun delapan blok lainnya, sehingga total Rusunawa Daan Mogot menjadi 16 blok. Perbloknya, rusunawa tersebut juga dapat menampung sebanyak 800 kepala keluarga (KK). "Ada 18 hektare. Tahun kemarin sudah dimulai 8 blok. Tahun ini juga 8 blok. Jadi total 16 blok. Yang dibangun tahun ini selesai akhir tahun," kata Jokowi.
Jokowi menyebutkan, nantinya rusunawa tersebut akan diprioritaskan untuk warga dari bantaran Waduk Pluit dan warga sekitar yang berada di pinggir kali seperti Kali Mookervart dan Kali Grogol. Di depan rusunawa tersebut juga rencananya akan dibangun Masjid Raya Jakarta di atas lahan seluas 3 hektare. Pembangunan masjid terbesar di Jakarta Barat itu ditargetkan akan selesai dalam waktu 2 tahun.
Selain Rusunawa Daan Mogot ini, Pemprov DKI juga sedang membangun Rusunawa Pulogebang, Cipinang Besar Selatan, dan Jatinegara Kaum, yang dimulai tahun lalu. Diharapkan rusunawa tersebut bisa cepat rampung dan bisa segera ditempati warga.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2926
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1271
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
502
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1284
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing