Proses Asesmen Uji Coba Pembukaan Sekolah Terbatas Berlanjut

Reporter : Rezki Apriliya Iskandar | Editor : Erikyanri Maulana | Kamis, 08 April 2021 20:11 WIB | Dibaca 603 kali
Proses Asesmen Uji Coba Pembukaan Sekolah Terbatas Berlanjut (Foto : Rezki Apriliya Iskandar / Beritajakarta.id)

Suku Dinas Pendidikan Wilayah I dan II Jakarta Utara memastikan proses asesmen uji coba pembukaan sekolah terbatas terus berlanjut. Karena itu, tidak menutup kemungkinan jumlah sekolah yang melaksanakan uji coba pembukaan sekolah terbatas akan bertambah ke depannya.

"Proses asesmen masih terus berjalan. Jika sekolah itu telah dinilai lulus maka bisa melaksanakan uji coba belajar tatap muka, "

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah I Jakarta Utara, Sri Rahayu Asih Subekti mengatakan, proses asesmen sekolah untuk uji coba pembukaan sekolah terbatas di wilayahnya terus berjalan.

"Proses asesmen masih terus berjalan. Jika sekolah itu telah dinilai lulus maka bisa melaksanakan uji coba belajar tatap muka," ujar Sri, Kamis (8/4).

Menurutnya, proses asesmen yang dilakukan meliputi sarana dan prasarana memadai hingga pelatihan sistem pembelajaran campuran (blended learning) bagi tenaga pendidik. Termasuk tenaga pendidik yang telah mengikuti vaksinasi COVID-19.

"Sekolah harus melengkapi segala persyaratan yang dikeluarkan baik dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan maupun Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta untuk dapat melaksanakan uji coba belajar tatap muka," kata Sri.

Kepala Suku Dinas Pendidikan Wilayah II Jakarta Utara, Purwanto menambahkan hampir seluruh sekolah di Jakarta Utara memiliki sarana dan prasarana memadai untuk pencegahan COVID-19. Namun, untuk syarat pelatihan sistem pembelajaran campuran (blended learning) sampai saat ini beberapa sekolah masih mengikutinya dan diwajibkan minimal tiga tenaga pendidik lulus sesuai standar penilaian.

"Pelatihan itu ada tugas-tugasnya bagi peserta yang ikut. Mereka harus lulus itu dulu. Kalau sudah minimal tiga tenaga pendidik lulus maka sekolah bisa melaksanakan uji coba belajar tatap muka tapi harus ada surat persetujuan wali murid terlebih dahulu yang menyatakan kesediaan mengikuti belajar tatap muka," tandasnya.

Sekadar diketahui, enam sekolah di Jakarta Utara sudah melangsungkan uji coba pembukaan sekolah terbatas pada Rabu (7/4) kemarin. Di Wilayah I, uji coba dilaksanakan di SDN Pademangan Barat 11 Pagi dan SDN Pejagalan 03 Pagi. Lalu di Wilayah II, dilaksanakan di SDN Rorotan 02 Pagi, SDN Sukapura 01 Pagi, SMKS Walang Jaya, dan SMAK Penabur Kelapa Gading.

TOP