Senin, 03 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2700
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap akan mengakusisi perusahaan air minum, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Pengambilalihan perusahaan operator air bersih tersebut bertujuan mempermudah pengawasan, pemantauan, dan pengontrolan kinerja dalam upaya memberikan layanan air bersih layak diminum bagi warga Jakarta.
“Kami ambil alih Palyja supaya gampang melakukan kontrol dan pengawasan dalam peningkatan layanan air bersih kepada warga Jakarta,” kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Senin (3/3).
Basuki mengungkapkan, Pemprov DKI sebenarnya tidak perlu mengakusisi perusahaan air bersih jika mampu meningkatkan layanan air bersih kepada warga Jakarta. "Tidak ada tekanan, tapi dia (Palyja) nggak bisa dan ngakunya rugi melulu. Karena kontraknya memang sudah salah kemarin," ujar mantan anggota Komisi II DPR RI.
Ia menambahkan, Pemprov DKI menyerahkan penanganan akuisisi PT Palyja kepada salah satu Badan usaha Milik Daerah (BUMD) DKI di bidang properti yakni, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Proses akuisisi masih terus berjalan walaupun saat ini ada sejumlah pihak yang menggungat, tapi tidak masalah. Kita tetap akan mengakuisisi Palyja," tambahnya.
Sekadar diketahui PT Jakpro hingga saat ini masih membahas pembelian saham mayoritas sebesar 51 persen yang saat ini dikuasai oleh Suez International .
Akuisisi saat ini masih dalam proses due diligence yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan kesepakatan harga penjualan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako
Rabu, 17 Juni 2026
5253
TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan
Selasa, 16 Juni 2026
1352
Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini
Minggu, 14 Juni 2026
1448
Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan