Senin, 03 Maret 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2790
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap akan mengakusisi perusahaan air minum, PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja). Pengambilalihan perusahaan operator air bersih tersebut bertujuan mempermudah pengawasan, pemantauan, dan pengontrolan kinerja dalam upaya memberikan layanan air bersih layak diminum bagi warga Jakarta.
“Kami ambil alih Palyja supaya gampang melakukan kontrol dan pengawasan dalam peningkatan layanan air bersih kepada warga Jakarta,” kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta di Balaikota, Senin (3/3).
Basuki mengungkapkan, Pemprov DKI sebenarnya tidak perlu mengakusisi perusahaan air bersih jika mampu meningkatkan layanan air bersih kepada warga Jakarta. "Tidak ada tekanan, tapi dia (Palyja) nggak bisa dan ngakunya rugi melulu. Karena kontraknya memang sudah salah kemarin," ujar mantan anggota Komisi II DPR RI.
Ia menambahkan, Pemprov DKI menyerahkan penanganan akuisisi PT Palyja kepada salah satu Badan usaha Milik Daerah (BUMD) DKI di bidang properti yakni, PT Jakarta Propertindo (Jakpro).
"Proses akuisisi masih terus berjalan walaupun saat ini ada sejumlah pihak yang menggungat, tapi tidak masalah. Kita tetap akan mengakuisisi Palyja," tambahnya.
Sekadar diketahui PT Jakpro hingga saat ini masih membahas pembelian saham mayoritas sebesar 51 persen yang saat ini dikuasai oleh Suez International .
Akuisisi saat ini masih dalam proses due diligence yang selanjutnya akan dilanjutkan dengan kesepakatan harga penjualan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu
Jumat, 30 Oktober 2026
7146
Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global
Sabtu, 31 Oktober 2026
4834
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
2361
Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap
Jumat, 30 Oktober 2026
2536
5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT