Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 6 Januari 2021, 232 Kasus Adalah Akumulasi Data dari Laboratorium Swasta

Rabu, 06 Januari 2021 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Andry 2605

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 6 Januari 2021, 232 Kasus adalah Akumulasi Data dari Laboratori

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat sehingga memperkecil potensi penularan COVID-19. 

Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 90.936

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 15.437 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.879 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.172 positif dan 10.707 negatif. 

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 2.402 kasus lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 232 kasus dari 1 laboratorium swasta 2 hari terakhir yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 205.894. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 90.936," terangnya seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta, Rabu (6/1).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.074 kasus sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 16.450 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 195.301 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 175.441 dengan tingkat kesembuhan 89,8% dan total 3.410 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 13,9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,9%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Perlu diingat selalu untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip ini dalam berkegiatan sehari-hari:

• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.

• Selalu jalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5 - 2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.

• Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50% dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 

• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

Pemprov DKI Jakarta telah menyediakan tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU dalam penanganan COVID-19. Berdasarkan data terakhir pada 5 Januari 2021 terdapat peningkatan kapasitas tempat tidur isolasi dan tempat tidur ICU di 98 RS rujukan. Untuk tempat tidur isolasi sejumlah 7.379, persentase keterisiannya sebesar 87% dengan total pasien isolasi sebanyak 6.385 orang, sedangkan untuk tempat tidur ICU sejumlah 960, persentase keterisiannya sebesar 79% dengan total pasien ICU sebanyak 762 orang.

BERITA TERKAIT
 Perkembangan Covid-19 di Jakarta Per 5 Januari 2021

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 5 Januari 2021

Selasa, 05 Januari 2021 2932

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 4 Januari 2021

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 4 Januari 2021

Senin, 04 Januari 2021 2528

Perkembangan covid 19

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 29 Desember 2020, 665 Kasus Adalah Akumulasi Data dari Lab Swasta dan RS BUMN

Selasa, 29 Desember 2020 2278

Perkembangan Covid-19 di Jakarta, 205 Kasus adalah Akumulasi Data dari Laboratorium Swasta

Perkembangan COVID-19 di Jakarta, 205 Kasus Adalah Akumulasi Data dari Laboratorium Swasta

Kamis, 31 Desember 2020 2141

 Perkembangan Covid-19 di Jakarta Per 30 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 30 Desember 2020

Rabu, 30 Desember 2020 2720

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1943

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2488

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1044

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks