Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 28 Desember 2020, 406 Kasus Adalah Akumulasi Data dari RS Vertikal dan RS Swasta

Senin, 28 Desember 2020 Reporter: Rezki Apriliya Iskandar Editor: Andry 2343

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 28 Desember 2020, 406 Kasus Adalah Akumulasi Data dari RS Verti

(Foto: Istimewa)

Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat sehingga memperkecil potensi penularan COVID-19. 

Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 99.410

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah dilakukan tes PCR sebanyak 9.016 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.831 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.272 positif dan 6.559 negatif. 

"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 1.678 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 406 kasus 3 hari terakhir dari 1 laboratorium RS Vertikal dan 1 RS Swasta yang baru dilaporkan. Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 193.166. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 99.410," terangnya seperti dikutip dari Siaran Pers PPID DKI Jakarta, Senin (28/12).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 393 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 14.500 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 177.604 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 159.878 dengan tingkat kesembuhan 90%, dan total 3.226 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,8%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3%. 

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,6%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahaan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

Perlu diingat selalu untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip ini dalam berkegiatan sehari-hari:

• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.

• Selalu jalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5 - 2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.

• Seluruh kegiatan yang diizinkan beroperasi harus dalam kapasitas maksimal 50% dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat. 

• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.

Pemprov DKI Jakarta juga masih membuka kesempatan untuk masyarakat berbagi dengan sesama yang membutuhkan bantuan karena terdampak pandemi COVID-19 dalam program Kolaborasi Sosial Berskala Besar atau KSBB. Masyarakat dapat memberikan bantuan berupa bahan pangan pokok, makanan siap saji, hingga uang tunai. Informasi lengkap seputar KSBB dapat melalui situs https://corona.jakarta.go.id/kolaborasi.

BERITA TERKAIT
Perkembangan Covid-19 di Jakarta, 488 Kasus adalah Akumulasi Data dari RS Swasta

Perkembangan COVID-19 di Jakarta, 488 Kasus Adalah Akumulasi Data dari RS Swasta

Minggu, 27 Desember 2020 2030

 Perkembangan Covid-19 di Jakarta, 509 Kasus adalah Akumulasi Data 9 Hari Terakhir dari Laboratorium

Perkembangan COVID-19 di Jakarta, 509 Kasus Adalah Akumulasi Data 9 Hari Terakhir dari Laboratorium Swasta

Jumat, 25 Desember 2020 2643

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 24 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 24 Desember 2020

Kamis, 24 Desember 2020 2697

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 22 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 22 Desember 2020

Selasa, 22 Desember 2020 2420

Perkembangan COVID-19 di Jakarta Per 21 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 21 Desember 2020

Senin, 21 Desember 2020 2091

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7131

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4819

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1982

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2497

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1069

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks