Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 3 Desember 2020

Kamis, 03 Desember 2020 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Erikyanri Maulana 2320

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 3 Desember 2020

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi / perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19.

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 158.333. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 87.604,

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 14.647 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.700 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.153 positif dan 10.547 negatif.

"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 158.333. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 87.604," terangnya seperti dikutip dari Siaran Pers PPID Provinsi DKI Jakarta, Kamis (3/12).

Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 156 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 10.368 (orang yang masih dirawat / isolasi). Sedangkan, jumlah kasus Konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 140.238 kasus. Dari jumlah total kasus tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 127.136 dengan tingkat kesembuhan 90,7%, dan total 2.734 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,9%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,1%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 8,3%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tambah Dwi.

Pada penerapan kembali PSBB masa Transisi, Pemprov DKI Jakarta menyarankan, bagi masyarakat yang ingin memasuki wilayah Jakarta untuk melakukan pemeriksaan mandiri COVID-19 melalui JakCLM di aplikasi JAKI. Melalui JakCLM, masyarakat dapat mengetahui risiko COVID-19 serta mendapatkan berbagai rekomendasi kesehatan sesuai dengan risiko yang dimiliki. Kontribusi masyarakat dalam pengisian JakCLM dapat membantu Pemprov DKI Jakarta untuk melakukan pencegahan penyebaran kasus COVID-19 di Jakarta.

Melalui Satpol PP Provinsi DKI Jakarta, penindakan atas pelanggaran penggunaan masker dan pendataan buku tamu juga akan digencarkan, begitu pula dengan bentuk pelanggaran-pelanggaran PSBB lainnya. Sehingga, harapannya, masyarakat dapat lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan dan turut berpartisipasi dalam memutus mata rantai penularan COVID-19.

BERITA TERKAIT
Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 2 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 2 Desember 2020

Rabu, 02 Desember 2020 2229

 Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 1 Desember 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 1 Desember 2020

Selasa, 01 Desember 2020 1978

Perkembanhan COVID-19 di Jakarta per 30 November 2020

Perkembangan COVID-19 di Jakarta per 30 November 2020

Senin, 30 November 2020 2321

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7137

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4828

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2238

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2517

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1146

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks