Audit pengadaan bus Transjakarta maupun Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) terus dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Meski begitu, Pemprov DKI memastikan akan melanjutkan pembelian bus-bus baru untuk menambah jumlah armada bus Transjakarta.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, pengadaan bus Transjakarta dan BKTB tetap dilakukan dilakukan tahun ini. Terlebih, anggaran pembelian bus tersebut telah disetujui DPRD DKI dalam APBD DKI 2014. "Meski ada masalah dengan pengadaan bus tahun ini, kami tetap akan beli. Sekarang masih diaudit BPKP," ujar Jokowi di Balaikota, Rabu (5/3).
Pihaknya, kata Jokowi, hingga kini juga masih menunggu hasil audit BPKP untuk melunasi sisa pembayaran kepada vendor yang memenangkan lelang pengadaan bus tahun 2013.
Jokowi juga berkeinginan agar bus yang dibeli untuk Transjakarta dirakit di dalam negeri. "Ya maunya di dalam negeri, tapi nanti kan melalui lelang," kata Jokowi.
Ditambahkan Jokowi, pihaknya hingga kini belum bisa menghitung jumlah kerugian berkaratnya bus-bus baru tersebut. Semula, Dinas Perhubungan DKI Jakarta berencana mengoperasikan 10 unit bus Transjakarta setiap pekannya. Setidaknya sudah ada 30 bus Transjakarta yang dioperasikan sejak awal tahun. Tetapi dengan ditemukannya kasus ini maka operasional bus dihentikan sementara.
"Untuk kerugian nanti BPKP yang menentukan. Tapi harus mengerti bahwa itu juga belum kita terima loh. Yang mau terima pada tidak berani," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata
Kamis, 17 September 2026
2958
Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai
Sabtu, 19 September 2026
1353
Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini
Sabtu, 19 September 2026
521
17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar
Senin, 14 September 2026
1293
Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing