Pasokan Beras ke Jakarta Berkurang

Rabu, 25 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 3588

Pasokan Menurun, Harga Beras Naik 30 Persen

(Foto: doc)

Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta mengakui suplai beras ke ibu kota saat ini menurun. Hal ini dikarenakan di beberapa daerah stok beras juga terbatas.

Kalau pasokan beras kurang, di daerah memang kurang. Jadi penggilingan di daerah pun kosong dua minggu terakhir ini

Kepala Dinas KUMKMP DKI Jakarta, Joko Kundaryo membenarkan pasokan beras dari daerah produsen dalam dua pekan terakhir ini berkurang. Setiap harinya pasokan yang masuk ke Jakarta hanya sebanyak 1.000 ton. Jika dalam kondisi normal pasokan beras mencapai 2.500 ton per hari. Padahal kebutuhan beras mencapai 2.000 ton per hari.

"Kalau pasokan beras kurang, di daerah memang kurang. Jadi penggilingan di daerah pun kosong dua minggu terakhir ini," kata Joko, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (25/2).

Dikatakan Joko, stok beras yang ada saat ini cukup untuk 10 hari ke depan. Namun setiap harinya pasokan tetap masuk ke Jakarta, sehingga warga diimbau tidak khawatir dengan ketersediaan beras. Diperkirakan pasokan normal mulai Maret mendatang. "Ini juga beberapa hari terakhir baru terisi dan mulai sudah ada yang panen," katanya.

Kendati demikian, stok beras di ibu kota juga dibantu dengan stok yang dimiliki oleh Badan Urusan Logistik (Bulog). Menurutnya, stok dari Bulog cukup untuk kebutuhan hingga enam bulan ke depan. "Beras dari Bulog masih banyak. Enam bulan ke depan beras cukup. Cuma karena terlihat suplai di Pasar Induk Cipinang berkurang," ucapnya.

Menurut Joko, untuk menekan harga, Bulog juga telah melakukan operasi pasar di beberapa lokasi. Tetapi dirinya belum mendapatkan laporan terkait lokasi operasi pasar yang dilakukan. "Saya belum dapat laporan karena sifatnya direct (langsung) dari Bulog distrik Jakarta," ucapnya.

Berkurangnya pasokan beras ini memang menyebabkan harga beras meroket. Jika sebelumnya harga beras mencapai Rp 8.000 sampai Rp 9.000, kini naik menjadi Rp 15 ribu per kilogram.

BERITA TERKAIT
Banjir di Jakbar Surut, Stok Logistik Tetap Terjaga

Banjir di Jakbar Surut, Stok Logistik Tetap Terjaga

Senin, 02 Februari 2015 4342

Stok Beras Untuk Bencana di Jaksel 20 Ton

Hadapi Banjir, Jaksel Siapkan 20 Ton Beras

Jumat, 06 Februari 2015 4317

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9250

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3222

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3641

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1936

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1508

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks