Sekda Nilai Draft APBD DKI Sudah Sesuai Prosedur

Rabu, 18 Februari 2015 Reporter: Andry Editor: Dunih 10809

Pelantikan 700 Pejabat Ditunda, Ini Alasannya

(Foto: Yopie Oscar)

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI, Saefullah menampik tudingan kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI yang menyebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) telah menyelundupkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI‎ tahun 2015 ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menurutnya, semua yang dikirim ke Kemendagri telah melalui prosedur yang benar. Termasuk mengakomodir usulan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dan komisi-komisi di DPRD DKI.

Yang kita kirim sudah ada masukan, rekomendasi komisi-komisi di dewan yang sifatnya normatif dan ‎kita lampirkan ke Kemendagri

‎"Soal penyelundupan anggaran tidak benar. Semua yang kita kirim berproses, ada usulan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Riwayatnya, mulai dari Musrembang sampai KUA-PPAS dan seterusnya," katanya dalam acara diskusi di lobi gedung DPRD DKI, Rabu (18/2).

‎Mantan Walikota Jakarta Pusat itu menyebut, proses penginputan item kegiatan ataupun program kerja SKPD tahun 2015 dalam sistem e-budgeting. Item tersebut ada yang dimasukkan sebelum dan sesudah KUA-PPAS.

"Karena ini masih transisi dari manual, input e-budgeting ada yang sebelum dan sesudah KUA-PPAS," tuturnya.

Saefullah juga menegaskan, draft APBD DKI tahun 2015 yang dikirim Pemprov DKI ke Kemendagri ‎telah mengakomodir seluruh masukan dan rekomendasi dari komisi-komisi di DPRD DKI. Namun, di dalam perjalanannya, terdapat perbedaan draft APBD yang dikirIm pihak eksekutif dengan legislatif.

‎"Yang kita kirim sudah ada masukan, rekomendasi komisi-komisi di dewan yang sifatnya normatif dan ‎kita lampirkan ke Kemendagri," terangnya.

Ia menambahkan, saat rapat pimpinan (rapim) pada Senin (16/2) kemarin,  pihaknya telah melakukan penelitian dalam rangka untuk mencari tahu di mana letak perbedaan draft APBD versi Pemprov DKI dengan DPRD DKI.

"Kita juga sudah lakukan penelitian, kasih stabilo. Di mana bedanya, ternyata tiap item dikerok 10 persen dari nomor 1 sampai 7 ribuan sekian," bebernya.

‎Menurut Saefullah, apabila seluruh item anggaran program-program dan kegiatan dipangkas‎ pihak dewan sebesar 10 persen seperti itu, pembangunan puskesmas, sekolah, jembatan dan perbaikan jalan berlubang di ibu kota tidak akan berjalan.

"Jadi pemotongan 10 persen ini mengganggu program yang sudah dirancang," jelasnya.

BERITA TERKAIT
       Sekda : Kelengkapan Draf APBD DKI Telah Dikirim ke Kemendagri

Draft APBD DKI 2015 Sudah Lengkap

Senin, 16 Februari 2015 15889

 Basuki : Kemendagri Masih Pakai Format APBD Lama

Ahok Tolak APBD Gunakan Format Lama

Kamis, 12 Februari 2015 17731

Dengan E-Budgeting DKI Hemat Rp 4 Triliun

Dengan E-Budgeting DKI Hemat Rp 4 Triliun

Senin, 16 Februari 2015 10466

Anggaran KJS Tahun Ini Capai Rp 1,3 Triliun

DKI Anggarkan Rp 1,3 Triliun untuk KJS

Kamis, 05 Februari 2015 10099

APBD DKI 2015 Disahkan Rp 73,08 Triliun

APBD DKI 2015 Disahkan Rp 73,08 Triliun

Selasa, 27 Januari 2015 17176

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7113

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4803

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1897

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2474

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1017

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks