Pejabat Jakbar Sering Tidak di Tempat

Selasa, 25 Maret 2014 Reporter: Dunih, Hendi Kusuma Editor: Dunih 3637

pns_tidak_masuk_kerja.jpg

(Foto: doc)

Meski beberapa kali disidak Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, perilaku pejabat dan PNS di kantor Walikota Administrasi Jakarta Barat tetap tidak berubah. Beberapa pejabat kerap sulit ditemui di kantornya, dan itu sangat dirasakan dampaknya oleh warga dan wartawan yang bertugas di kantor tersebut.

Berdasarkan pantauan beritajakarta.com, para pejabat setingkat kepala sudin dan kepala badan sulit ditemui di kantornya. Padahal, kedatangan wartawan untuk konfirmasi seputar kegiatan, program dan kondisi wilayah.

“Kasudin PU (Pekerjaan Umum) sedang tidak ada di lokasi Mas, para staf juga sedang meninjau lapangan," kata petugas jaga Sudin PU, Selasa (25/3).

Kondisi serupa juga terjadi di Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Jakarta Barat. Beberapa kali beritajakarta.com mencoba bertemu dengan kepala badan untuk wawancara dan konfirmasi seputar kegiatan KB, sayangnya yang bersangkutan tidak pernah ada di lokasi “Bapak saat ini sedang ada kegiatan di lapangan, nanti saja," jelas Muchtar, pegawai di kantor tersebut.

Terkait hal itu, Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi, memerintahkan pada seluruh pejabat, pegawai dan SKPD untuk lebih disiplin masuk jam kantor. Upaya itu dilakukan demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, berdasarkan pantauannya beberapa waktu lalu, ia menemukan beberapa pegawai belum masuk kantor. Padahal, jam kerja sudah dimulai.

“Saya harap para pegawai dan SKPD Pemkot Jakarta Barat lebih disiplin lagi terhadap jam masuk kantor," pinta Anas.

Anas juga mengeluhkan instansi dan beberapa SKPD yang terkait dengan ruangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP)  yang enggan turun ke ruangan pelayanan. Padahal, ada beberapa pelayanan masyarakat yang berhubungan dengan SKPD dan instansi di PTSP  tersebut. “Para staf SKPD dan instansi yang berhubungan dengan ruang PTSP harus mau turun ke bawah, jangan hanya diam di lantai atas saja. Ini demi kepentingan pelayanan masyarakat," tegas Anas.

BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 604

Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 537

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 537

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1125

Siswa KBM otoy

Pemprov DKI Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Anak Jakarta

Senin, 04 Mei 2026 511

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks