Saefullah, Sosok yang Profesional di Mata Kadisnakertrans dan Energi

Kamis, 17 September 2020 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Rio Sandiputra 3311

Sekda DKI Saefullah, Sosok yang Profesional

(Foto: doc)

Kepergian Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah menghadap Sang Illahi membawa duka mendalam di jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, termasuk Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi (Disnakertrans) dan Energi DKI Jakarta, Andri Yansyah.

Kenapa saya yang satu-satunya menentang arahan Pak Sekda sesuai amanat Pak Gubernur saat itu, justru saya dipromosikan?

Menurut Andri, Saefullah merupakan sosok atasan yang unik dan profesional. Karena secara jujur, Andri awalnya tidak mengenal Saefullah secara dekat. Hingga saat ia menjabat Asisten Pemerintahan Jakarta Timur.

"Awalnya rapat penertiban Kampung Pulo pada 1 Juli 2015, beliau yang memimpin. Dihadiri Wali Kota Jakarta Timur Bambang Musyawardhana (saat itu), saya sebagai Asisten Pemerintahan Jakarta Timur dan SKPD lainnya," ujar Andri, Kamis (17/9).

Rapat itu diawali oleh penjelasan Saefullah yang mendapatkan perintah dari Gubernur DKI Jakarta kala itu, Basuki Tjahja Purnama untuk melakukan penertiban Kampung Pulo. Namun Andri dan Safullah sempat berdebat karena berbeda pendapat terkait waktu penertiban.

"Saat rapat saya kurang sependapat dan saya sampaikan langsung ke Pak Sekda. Sebelum pamit, sambil berdiri Pak Sekda sempat menyapa saya, saya yakin dia juga tidak terlalu kenal saya. Pak Sekda menanyakan perihal tes lelang eselon II yang saya ikuti, dimana saat itu fit and proper test-nya dipimpin langsung oleh Basuki TP," jelasnya.

Andri pun menyampaikan bahwa hasil tesnya lulus. Mendengar hal tersebut, Saefullah pun menawarkan jabatan sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. "Saya melihat itu sebagai tawaran yang kurang serius, tapi karena pimpinan nawarin langsung saya bilang 'Siap'," terangnya.

Keesokan harinya Andri pun dipanggil Saefullah untuk dikenalkan ke Basuki sebagai calon Kepala Dishub dan Transportasi. Andri tidak menyangka bahwa tawaran itu serius, padahal saat tes lelang jabatan ia hanya memilih untuk menjadi Sekretaris Kota (Sekko).

"Setelah diperkenalkan oleh Pak Sekda, saya ditanya Pak Basuki tentang transportasi dan perhubungan, saya sampaikan sejujurnya bahwa saya tidak tahu. Pak Sekda sempat cemberut karena jawaban saya," kenangnya.

Namun jawab jujur itu hanya dibalas oleh Basuki tentang komitmen Andri untuk mau menertibkan kendaraan yang melanggar aturan. "Saya jawab siap, tanpa pikir panjang Pak Basuki langsung merekomendasikan saya kepada Pak Sekda sebagai Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi," tuturnya.

Hal tersebut merupakan segelintir kenangan Andri melihat sosok Sekda DKI Saefullah. "Ini cerita dan pengalaman lucu yang tidak bisa saya lupakan bersama Pak Sekda. Kenapa saya yang satu-satunya menentang arahan Pak Sekda sesuai amanat Pak Gubernur saat itu, justru saya dipromosikan?," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pimpinan DPRD Ucapkan Belasungkawa Atas Meninggalnya Sekda DKI Saefullah

Pimpinan DPRD Berbelasungkawa Atas Meninggalnya Sekda DKI Saefullah

Rabu, 16 September 2020 3600

Mengenang Sosok Saefullah di Mata Para Pimpinan BUMD

Mengenang Sosok Saefullah di Mata Para Pimpinan BUMD

Kamis, 17 September 2020 3557

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3140

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1753

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 676

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1344

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1188

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks