Banjir Surut, Listrik seluruh Ibu Kota Kembali Nyala

Selasa, 17 Februari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 3377

Banjir Surut, Listrik seluruh Ibu Kota Kembali Nyala

(Foto: doc)

Sejumlah gardu listrik yang sebelumnya sempat dimatikan akibat tergenang banjir, sudah dioperasikan kembali oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Pasalnya, banjir yang terjadi di ibu kota kini sudah surut. Pengoperasian gardu listrik dilakukan sejak Senin (16/2) kemarin sekitar pukul 15.00 WIB. Sehingga warga sudah bisa menggunakan fasilitas elektronik yang dimilikinya.

Seluruh gardu distribusi sudah bisa beroperasi dan siap mengalirkan listrik ke pelanggan

Manajer Bidang Komunikasi, Hukum, dan Administrasi PT PLN (Persero) Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang, Koesdianto, mengatakan, seluruh gardu sudah bisa dioperasikan lantaran banjir sudah surut. "Seluruh gardu distribusi sudah bisa beroperasi dan siap mengalirkan listrik ke pelanggan," kata Koesdianto, Selasa (17/2).

Menurut Koesdianto, gardu terakhir yang dinyalakan adalah gardu yang memasok listrik untuk Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Jakarta Utara. Karena wilayah Jakarta Utara adalah kawasan yang paling parah terendam banjir. Selain hujan lokal, banjir di Jakarta Utara juga disebabkan air pasang laut atau rob.

Gardu distribusi yang sempat dipadamkan akibat banjir sebanyak 626 gardu pada hari Senin (9/2/2015). Salah satu dampak dari dipadamkannya gardu adalah pompa di Waduk Pluit dan beberapa tempat lainnya sempat tidak aktif. Sehingga tinggi muka air di Waduk Pluit sempat mencapai 140 sentimeter.

Jika dalam beberapa hari ke depan hujan kembali turun dan menyebabkan banjir, bisa jadi PLN akan kembali memutus aliran listrik dengan memadamkan gardu-gardu distribusi. Indikator PLN untuk mematikan aliran listrik adalah jika banjir menggenangi rumah warga, gardu distribusi, dan gardu induk. "Kita lihat di lapangan nantinya. Jika pemukiman ada yang terendam lagi, maka terpaksa aliran listrik kembali dipadamkan. Karena untuk menjaga keselamatan warga juga," ujarnya.

Seperti diketahui, setidaknya ada tiga warga yang meninggal akibat tersengat aliran listrik saat banjir menggenangi rumahnya. Hal seperti itulah yang dihindari sehingga pemadaman listrik perlu dilakukan. Pihaknya juga mengingatkan warga yang rumahnya terendam untuk mengeringkan stop kontak yang terkena banjir, agar tidak terjadi korsleting listrik saat pemakaian kembali.

BERITA TERKAIT
DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

DKI-PLN Akan Bangun Posko Antisipasi Banjir

Kamis, 12 Februari 2015 4824

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

DKI Minta PLN Buatkan Gardu Khusus Rumah Pompa

Rabu, 11 Februari 2015 4782

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks