DKI-Lemsaneg Tandatangani MoU Pengamanan Data

Jumat, 28 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 2720

peresmian_panti_sosial_jokowi.jpg

(Foto: doc)

Pemprov DKI Jakarta dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menandatangani Memerandum of Understanding (MoU) untuk melindungi data-data penting milik Pemprov DKI Jakarta. Terlebih saat ini semua proses keuangan Pemprov DKI dilakukan dengan sistem elektronik.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, dirinya kini merasa aman dengan adanya kerjasama ini. Mengingat, hampir semua kegiatan di Pemprov DKI menggunakan sistem elektronik, seperti e-budgeting, e-purchasing, izin mendirikan bangunan (IMB) online, serta pajak online untuk hiburan dan restoran. "Semuanya perlu diproteksi. Siapa yang bisa? Menurut Undang-undang, wajib hukumnya bekerja sama dengan Lemsaneg," kata Jokowi, usai penandatanganan MoU di kantor Lemsaneg, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).

Dikatakan Jokowi, Lemsaneg merupakan satu-satunya lembaga yang dapat memberikan perlindungan terkait penyadapan yang terjadi pada dirinya baik di rumah atau di kantor. "Juga masalah sadap menyadap peralatan semuanya ada. Baik untuk deteksi, proteksi dan memasang kontra pengindraan. Apalagi yang dibutuhkan? Semuanya ada sama Lemsaneg," tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di ibu kota ini menegaskan, MoU tersebut sama sekali tak ada hubungannya dengan penyadapan yang dialaminya. Namun, hal ini lebih pada pengawalan sistem elektronik yang dibuat di Pemprov DKI. Lemsaneg juga akan menyeleksi PNS dari DKI untuk bekerja dalam lembaga tersebut. I.

Kepala Lemsaneg, Mayjen Djoko Setiadi mengatakan, kerjasama ini sesuai dengan UU No 32 tahun 2004, tentang Pengamanan Data-data Penting Pemerintah. "Kita bersyukur telah kita tandatangani nota kesepahaman antara Lembaga Sandi Negara dan Pemprov DKI," katanya.

penandatanganan MoU, kata Djoko, untuk memaksimalkan perlindungan data yang sudah dilakukan Pemprov DKI agar semua dokumen bisa terjaga keamanannya. Sehingga terhindar dari berbagai gangguan. "Dengan demikian data yang dimiliki DKI sudah diamankan," ucapnya.

Mengenai penyadapan yang dialami Jokowi, tambah Djoko, hal tersebut bisa terjadi pada siapa dan dimana pun. Karena itu ia menilai langkah Jokowi sudah tepat melakukan kerjasama dengan Lemsaneg. "Ini bisa terjadi dimana pun," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5700

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1566

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1483

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1436

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 451

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks