Pemprov DKI Jakarta dan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) menandatangani Memerandum of Understanding (MoU) untuk melindungi data-data penting milik Pemprov DKI Jakarta. Terlebih saat ini semua proses keuangan Pemprov DKI dilakukan dengan sistem elektronik.
Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, dirinya kini merasa aman dengan adanya kerjasama ini. Mengingat, hampir semua kegiatan di Pemprov DKI menggunakan sistem elektronik, seperti e-budgeting, e-purchasing, izin mendirikan bangunan (IMB) online, serta pajak online untuk hiburan dan restoran. "Semuanya perlu diproteksi. Siapa yang bisa? Menurut Undang-undang, wajib hukumnya bekerja sama dengan Lemsaneg," kata Jokowi, usai penandatanganan MoU di kantor Lemsaneg, Jakarta Selatan, Jumat (27/2).
Dikatakan Jokowi, Lemsaneg merupakan satu-satunya lembaga yang dapat memberikan perlindungan terkait penyadapan yang terjadi pada dirinya baik di rumah atau di kantor. "Juga masalah sadap menyadap peralatan semuanya ada. Baik untuk deteksi, proteksi dan memasang kontra pengindraan. Apalagi yang dibutuhkan? Semuanya ada sama Lemsaneg," tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama, orang nomor satu di ibu kota ini menegaskan, MoU tersebut sama sekali tak ada hubungannya dengan penyadapan yang dialaminya. Namun, hal ini lebih pada pengawalan sistem elektronik yang dibuat di Pemprov DKI. Lemsaneg juga akan menyeleksi PNS dari DKI untuk bekerja dalam lembaga tersebut. I.
Kepala Lemsaneg, Mayjen Djoko Setiadi mengatakan, kerjasama ini sesuai dengan UU No 32 tahun 2004, tentang Pengamanan Data-data Penting Pemerintah. "Kita bersyukur telah kita tandatangani nota kesepahaman antara Lembaga Sandi Negara dan Pemprov DKI," katanya.
penandatanganan MoU, kata Djoko, untuk memaksimalkan perlindungan data yang sudah dilakukan Pemprov DKI agar semua dokumen bisa terjaga keamanannya. Sehingga terhindar dari berbagai gangguan. "Dengan demikian data yang dimiliki DKI sudah diamankan," ucapnya.
Mengenai penyadapan yang dialami Jokowi, tambah Djoko, hal tersebut bisa terjadi pada siapa dan dimana pun. Karena itu ia menilai langkah Jokowi sudah tepat melakukan kerjasama dengan Lemsaneg. "Ini bisa terjadi dimana pun," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar
Kamis, 19 Maret 2026
2349
Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan
Kamis, 19 Maret 2026
2366
Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan
Selasa, 17 Maret 2026
1714
Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran