Rabu, 26 Februari 2014
Reporter: Nurito
Editor: Agustian Anas
2573
(Foto: doc)
Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Timur mengebut perbaikan jalan yang rusak akibat guyuran hujan dan terjangan banjir awal tahun 2014 ini. Dari 560 titik atau 24.760 meter persegi jalan rusak di wilayah itu, kini tinggal menyisakan 34 titik atau 491 meter persegi.
"Saat ini jalan rusak masih terus ditangani. Bahkan yang sudah diperbaiki rusak lagi akibat tergerus genangan. Sehingga kita tambal lagi sampai empat kali," ujar Ahmad Yazied, Kasie Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Sudin PU Jalan Jakarta Timur, Rabu (26/2).
Ruas jalan rusak yang telah selesai diperbaiki diantaranya Jl Arafuru Duren Sawit sepanjang 500 meter, Jl Bintara Jaya 380 meter. Saat ini, pihaknya tengah merampungkan proyek pembetonan Jl Raya Bekasi, tepatnya di kolong flyover Jatinegara. Dari volume 540 meter persegi, saat ini sudah 75 persen dikerjakan. Sisanya 25 persen ditargetkan rampung pekan ini.
Sedangkan Jl Tipar Cakung sepanjang 680 meter saat ini belum dibeton karena masih menunggu perbaikan jalan di titik lainnya rampung. Selain itu, Sudin PU Jalan Jakarta Timur juga akan memperbaiki Jalan Raya Kalibata sepanjang 600 meter persegi yang kondisinya rusak parah.
Jalan yang menghubungkan wilayah Cawang dengan Kalibata, Jakarta Selatan, pada Januari lalu tergenang dengan ketinggian hingga mencapai satu meter. Genangan muncul dari luapan Kali Ciliwung. Akibatnya aspal jalan banyak mengelupas dan menyisakan lubang yang cukup besar. Kondisi ini diperparah dengan tak adanya saluran air di sampingnya.
"Mulai pekan depan, jalan itu akan kita beton karena kondisinya rusak parah setelah terendam banjir hampir sebulan. Kalau hanya hotmix, saya yakin akan rusak lagi. Karena lokasinya berada di daerah cekungan dan langganan banjir," ujar Yazied, Rabu (26/2).
Perbaikan jalan menggunakan dana tak terprediksi paska banjir. Namun ia enggan menyebutkan nilainya. Yang pasti, ruas jalan yang menjadi langganan banjir akan dibeton agar tahan lama.
Sedangkan volume jalan yang dibeton pada tahun 2014 ini rencananya sebanyak 250.120 meter persegi. Angka ini meningkat dibanding tahun 2013 lalu yang mencapai 110.308 meter persegi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan
Rabu, 13 Mei 2026
6113
Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT
Rabu, 13 Mei 2026
1024
183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang
Selasa, 12 Mei 2026
1315
Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres
Rabu, 13 Mei 2026
762
Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali