Sosok Manis di Balik Kemudi LRT

Selasa, 21 April 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 5442

Anies Bangga Menjadi Masinis Perempuan Kereta LRT Jakarta

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Bagi sebagian orang profesi masinis kereta api mungkin masih identik dengan kaum pria. Namun seiring berjalannya waktu, kini dapat dijumpai sosok perempuan di balik kemudi dan memegang peran penting dalam pengoperasian seluruh rangkaian kereta.

Terkait peringatan Hari Kartini, saya berpesan kepada seluruh wanita di Indonesia untuk tetap menjadi pribadi yang tangguh,

Anis Choirunisa (24) namanya. Wanita dengan senyum manis dan energik ini menjadi masinis perempuan pertama kereta Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta. Di usianya yang terbilang masih cukup muda, dengan kemahiran dan kecekatannya, ia bertugas mengantarkan penumpang dari stasiun satu ke stasiun lainnya.

Perempuan lulusan Politeknik Perkeretaapian Indonesia (PPI) sebelumnya Akedemi Perkeretaapian Indonesia (API) Madiun ini mengaku sangat beruntung bisa mendapatkan posisi pekerjaannya seperti saat ini.

"Awalnya ikut tes. Setelah lolos di PT LRT Jakarta, saya dan beberapa kandidat ditempatkan di Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), nah kita melakukan serangkaian program Diklat kemudian tes untuk mendapatkan sertifikat mengemudinya. Dan Alhamdulillah lolos juga," ujar Anis, Selasa (21/4).

Ia bercerita, dalam serangkaian tes yang cukup melelahkan itu, ia bukanlah satu-satunya masinis perempuan yang lulus tes. Saat itu ada enam calon masinis wanita lainnya juga lulus tes.

Anis mengaku, memiliki motivasi yang besar hingga membuatnya ingin jadi masinis seperti sekarang, karena ia ingin menjadi garda terdepan mengantarkan masyarakat khususnya pengguna LRT Jakarta sampai di tujuan dengan selamat, tepat waktu, aman dan nyaman.

"Terkait peringatan Hari Kartini, saya berpesan kepada seluruh wanita di Indonesia untuk tetap menjadi pribadi yang tangguh, bisa diandalkan dan percaya diri untuk berjuang meraih mimpi-mimpi seperti cita-cita Kartini," ucap Anis.

Meski begitu, dirinya juga merasakan suka duka yang harus dijalani sebagai masinis.

"Sukanya bisa melihat penumpang tidak telat sapai tujuan, bisa mengangkat derajat orang tua. Dukanya tidak bisa sering berkumpul dengan keluarga di rumah karena kita harus tetap menjalankan tugas meskipun hari libur," tandas Anis. 


BERITA TERKAIT
Cegah Covid 19, Interior dan Eksterior Kereta LRT Jakarta Rutin Dibersihkan

Interior dan Eksterior Kereta LRT Jakarta Rutin Dibersihkan

Minggu, 08 Maret 2020 4268

PT LRT Ajak Penumpang Berdonasi

PT LRT Ajak Penumpang Berdonasi

Kamis, 27 Februari 2020 2388

Dorong Social Distancing, Pemprov DKI Modifikasi Pelayanan Transportasi Umum Massal di Jakarta

Dorong Social Distancing, Pemprov DKI Modifikasi Pelayanan Transportasi Umum Massal di Jakarta

Minggu, 15 Maret 2020 2756

BERITA POPULER
IMG 20260516 WA0000

Ketua RT di Gandaria Utara Ini Tak Henti Berinovasi

Sabtu, 16 Mei 2026 6103

Pelantikan eselon 3 dan 4 rezap ilus

Pramono Bakal Lantik 891 Pejabat Pemprov DKI Hari Ini

Rabu, 20 Mei 2026 1520

Pemeriksaan kesehatan otoy

Dinkes Monitoring Kasus Hantavirus, Waspadai Penularan

Senin, 18 Mei 2026 1775

Sterilisasi kucing otoy

Sterilisasi Kucing di Palmerah Dilakukan Pekan Depan

Jumat, 15 Mei 2026 2537

IMG 20260518 WA0123

Sudin LH Jaktim Olah 3,4 Ton Sampah Organik Jadi Pakan Maggot dan Kompos

Senin, 18 Mei 2026 1721

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks