Mengenal Jurus Kelabang Nyebrang Silat Sabeni Tanah Abang

Rabu, 15 April 2020 Reporter: TP Moan Simanjuntak Editor: Andry 23683

Kecepatan dan Pukulan Mematikan Jadi Inti Seni Beladiri Perguruan SMPST

(Foto: TP Moan Simanjuntak)

Kecepatan gerak kaki dan tangan dibarengi dengan pukulan yang mematikan sudah menjadi ciri khas dari perguruan silat Seni Main Pukulan Sabeni Tenabang (SMPST).

Jurus kita yang paling dikenal adalah jurus kelabang nyebrang

Berkat ketangkasan gerakannya itu, aliran pencak silat yang lebih dikenal dengan nama Silat Sabeni ini tak jarang kerap membuat lawan-lawannya bergetar.

Pendiri sekaligus Guru Perguruan Silat SMPST, Zul Bachtiar (59) menuturkan, silat ini telah ada sejak 1945 dan diwarisi secara turun-temurun dari mendiang kakeknya yang bernama Sabeni.

"Aliran Silat Sabeni diciptakan kakek saya sejak zaman dulu. Saya sendiri merupakan generasi ketiga dan sudah belajar silat ini dari masih berusia 15 tahun," ungkapnya kepada Beritajakarta.id, Selasa (14/4).

Zul mengisahkan, aliran Silat Sabeni diilhami dari gerakan beragam hewan yang diadopsi menjadi nama-nama jurus seperti naga ngerem, kelabang nyebrang dan merak mengigel.

"Jurus-jurus itulah yang sekarang diajarkan kepada para murid di perguruan ini," ucapnya.

Inti dari jurus-jurus tersebut, sambung Zul, selanjutnya dikembangkan menjadi 15 jalan jurus yang terdiri dari jalan jurus 1, jalan jurus kotek, jalan jurus sikut, jalan jurus tampar monyet, jalan jurus sendok, jalan jurus pulir, jalan jurus china 1 dan china 2 serta jalan jurus genggang.

Kemudian jalan jurus tangkis sangkolan, jalan jurus kelabang nyebrang, jalan jurus empat kalima pancer, jalan jurus longok, jalan jurus merak ngigel, jalan jurus naga ngerem dan jalan jurus selat bumi yang merupakan jurus terakhir.

"Intinya Silat Sabeni mengandalkan kecepatan gerakan kaki dan tangan dengan pukulan yang mematikan," kata Zul.

Zul mengutarakan, hingga kini, perguruan Silat Sabeni memiliki 15 murid mulai dari anak usia SMP hingga orang dewasa. Para muridnya itu rutin berlatih setiap Senin dan Sabtu dari pukul 20.00-23.00 di halaman Kantor Kecamatan Tanah Abang, Jalan Kyai Mas Mansyur, Jakarta Pusat.

"Tanpa mengesampingkan jurus lainnya, jurus kita yang paling dikenal adalah jurus kelabang nyebrang. Karena itu jurus yang paling mematikan," jelasnya.

Ia berharap, Silat Sabeni dan silat Betawi lainnya dapat terus eksis seiring perubahan zaman. Mengingat, pencak silat merupakan warisan nenek moyang yang harus dijaga kelestariannya bersama-sama.

"Harapan saya silat Betawi bisa diwariskan ke generasi muda supaya tidak punah tergerus zaman," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Golok Seliwa Rawa Bokor Ajarkan Murid Bijaksana Mempergunakan Golok

Melihat Kehebatan Silat Golok Seliwa di Rawa Bokor

Jumat, 20 Maret 2020 18803

 Populerkan Silat Beksi, Kampung Silat Beksi Petukangan Kerap Tampil di Event Budaya

Eksistensi Silat Beksi Petukangan Terus Dipertahankan

Selasa, 03 Desember 2019 4093

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7152

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4839

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2520

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2552

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1222

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks