Jumat, 28 Februari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Agustian Anas
2352
(Foto: doc)
Seperti biasa setiap Jumat, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo memulai aktivitas dengan bersepeda. Setiap pekannya rute yang dilintasi selalu berbeda. Seperti halnya hari ini, rombongan mengarah ke Kuningan untuk menuju Kantor Kedutaan Besar Denmark. Uniknya pada kesempatan itu, rombongan Jokowi tertahan iring-iringan kendaraan Wakil Presiden Boediono di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan.
Jokowi pun pasrah rombongannya dihentikan oleh polisi lalu lintas yang sedang bertugas. Sebab menurutnya aturan yang berlaku memang seperti itu sehingga dirinya harus mematuhinya. "Tidak ada apa-apa karena harus distop ya berhenti. Karena ada rombongan Wapres yang lewat," kata Jokowi, Jumat (28/2).
Saat diberhentikan, rombongan sedang berada di jalur lambat, sementara iring-iringan Wapres berada di jalur cepat. Kendati demikian, rombongan Jokowi tetap diberhentikan oleh petugas lalu lintas karena sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).
Saat itu, beberapa duta besar negara sahabat juga ikut dalam rombongan seperti Dubes Denmark Martin Bille Hermann dan Dubes Norwegia Stig Ingermar Traavik. Tak hanya itu, beberapa pesepeda yang tergabung dalam komunitas bike to work juga ikut.
Berbeda seperti biasanya, kali ini Jokowi menempuh perjalanan lebih jauh hingga 16 kilometer. Karena usai mengantar Dubes Denmark, dirinya melanjutkan acara ke kantor salah satu media di kawasan Palmerah, Jakarta Pusat. Rute yang ditempuh mulai dari rumah dinas, Kuningan-Jalan Rasuna Said, SCBD, Semanggi, Taman Ria Senayan, Lapangan Tembak, dan berakhir di Palmerah.
"Ini tadi 16 km, lihat wajah saya, capek tidak? Biasa saja kan. Lebih jauh lagi juga masih kuat, tidak apa-apa," kata Jokowi.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9233
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3201
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3624
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1914
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman