Perumda Pasar Jaya Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

Jumat, 20 Maret 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Erikyanri Maulana 2567

Perumda Pasar Jaya Pastikan Stok Bahan Pokok Aman

(Foto: doc)

Di tengah merebaknya kasus Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), Perumda Pasar Jaya memastikan stok kebutuhan pokok bagi warga Jakarta, aman. Masyarakat diminta untuk tidak berbelanja berlebihan atau panic buying.

Pasar tradisional di Jakarta, kita buka semua, pasokan pangan aman,

Tak hanya itu, Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin juga memastikan 153 pasar yang dikelola pihaknya tetap buka seperti biasa. Ini sekaligus menyangkal isu tutupnya Pasar Tanah Abang akibat merebaknya kasus COVID-19.

"Kami, meminta masyarakat agar tidak perlu panik. Pasar tradisional di Jakarta, kita buka semua, pasokan pangan aman," tegas Arief, Jumat (20/3).

Selama ini, sambung Arief, pasar-pasar di bawah pengelolaan Perumda Pasar Jaya selalu diawasi kebersihannya termasuk melakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan maupun penyediaan hand sanitizer serta pengukuran suku tubuh.

"Operasional semua pasar di Jakarta normal, cuma memang pintu masuk kita minimkan, akses masuk masyarakat diperketat. Kita juga semprotkan disinfektan agar pengunjung nyaman," ujarnya.

Diakuinya, khusus suplai gula di pasaran sempat mengalami gangguan. Namun, tim satgas telah melakukan sidak ke Lampung dan ditemukan gula hingga 33 ribu ton yang akan segera masuk ke Jakarta.

"Gula pasir kemarin harganya di Rp 16.468. tapi dari informasi Kabareskrim tadi menyampaikan akan masuk sekitar 33 ribu ton. Itu gula lokal, karena kemarin habis sidak dari Lampung," katanya.

Menurutnya, kenaikan harga pangan tidak terlepas dari hukum banyaknya penawaran dan permintaan atau supply-demand. Selama supply-demand tidak terganggu, maka harga pangan pun dipastikan stabil.

Ia meyakini, tidak ada spekulan yang bermain dalam kondisi merbaknya COVID-19, karena tim satgas pangan langsung menindaknya.

Dia juga mengungkapkan, terjadi supplay komoditas rempah-rempah yang cukup banyak ke Jakarta. Namun, supplay komoditas rempah-rempah yang besar itu dikarenakan permintaan yang tinggi dari masyarakat. Rempah-rempah itu dipercaya bisa menghambat penularan COVID-19, seperti jahe dan lainnya.

"Lalu untuk komoditas telur tidak ada kenaikan harga, masih normal yaitu Rp 26 ribu per kilogram. Untuk komoditas ini selama 3-4 tahun ke belakang, tidak ada kenaikan harga pangan yang signifikan termasuk di bulan Ramadan.

BERITA TERKAIT
Cegah Covid 19, Pasar Jaya Sediakan Hand Sanitizer dan Pemeriksaan Suhu Tubuh

Perumda Pasar Jaya Siapkan 250 Galon Hand Sanitizer

Jumat, 06 Maret 2020 2335

Perumda Pasar Jaya Gelar Operasi Pasar

Lakukan Operasi Pasar, Perumda Pasar Jaya Sediakan Satu Juta Masker

Kamis, 05 Maret 2020 3560

Perumda Pasar Jaya Gelar Operasi Pasar

Lakukan Operasi Pasar, Perumda Pasar Jaya Sediakan Satu Juta Masker

Kamis, 05 Maret 2020 3560

BERITA POPULER
IMG 20260225 WA0053

Pengendara Diminta Tak Lintasi Jalan Kampung Kramat

Rabu, 25 Februari 2026 42911

Pelepasan jenazah Harianto Badjoeri tiyo

Kasatpol PP DKI Periode 2005-2010 Harianto Badjoeri Wafat

Senin, 23 Februari 2026 2282

Verifikasi mudik gratis jakut anita2

Program Mudik Gratis 2026 Disambut Antusias Warga Jakarta Utara

Jumat, 27 Februari 2026 1069

Jis gery ist

Yuk Kunjungi JIS Ramadhan Fest 2026 di Jakarta International Stadium

Jumat, 27 Februari 2026 885

IMG 20251030 WA0095 (1)

Jakarta Bakal Diguyur Hujan Hari Ini

Sabtu, 28 Februari 2026 685

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks