DKI Prioritaskan Penanganan Genangan di Daerah Rawan

Jumat, 23 Januari 2015 Reporter: Andry Editor: Dunih 4055

Diguyur Hujan, Sejumlah Jalan di Jakarta Tergenang

(Foto: doc)

Dinas Tata Air DKI akan memprioritaskan program penanganan genangan di sejumlah wilayah ibu kota pada 2015 ini. Penanganan genangan sendiri akan dipusatkan di kawasan rawan tergenang seperti depan Kampus Trisakti Jakarta Barat, Bidara Cina Jakarta Timur dan Mampang Prapatan Jakarta Selatan.

Prioritas kita di tahun 2015. Insya Allah ingin nanganin genangan air di Trisakti, Kampung Bidara, kemudian di daerah Mampang

"Prioritas kita di tahun 2015. Insya Allah ingin nanganin genangan air di Trisakti, Kampung Bidara, kemudian di daerah Mampang," kata Kepala Dinas Tata Air DKI, Agus Priyono di Balaikota, Jumat (23/1).

Agus menambahkan, kegiatan penanganan genangan di kawasan dilakukan dengan pembenahan saluran makro, saluran penghubung, memperbaiki sistem folder, pemasangan turap beton (sheet pile) dan pompa, pengerukan hingga sumur resapan.

"Penanganan satu area itu ada pompa, sheet pile, pengerukan. Terus kemudian kalau kayak Mampang nanti ada sumur resapan," ujarnya.

Menurut Agus, teknis penanganan genangan akan dikombinasikan dan disesuaikan dengan karekteristik dari suatu kawasan. Misalnya, membuat sistem tolakan di depan Kampus Trisakti dan menyiapkan mesin pompa untuk memompa air ke Kali Grogol.

"Kita juga ada pompa di Rawa Kepa, itu kita optimalkan supaya tidak membebani Trisakti. Kemudian kita pasang sheet pile turap di Kali Grogolnya," tuturnya.

Agus melanjutkan, pembangunan sheet pile di titik rawan genangan memerlukan pembebasan lahan. Karena itu untuk sementara, penanganan genangan dilakukan dengan pompa mobile agar daerah terdampak tidak tergenang.

"Kayak di Kebon Baru, kita terpaksa ambil langkah penanganan darurat dengan pompa mobile sehingga daerah itu bisa dijaga, tidak tergenang dan banjir," ungkapnya.

Pada tahun 2015 ini, tambah Agus, pihaknya juga akan menambah pompa di kawasan Bidara Cina, Jakarta Timur sekaligus memperbaiki pintu-pintu air di sekitar daerah tersebut.

"Tahun ini kita tambah pompa di Bidara Cina, kita juga perbaiki pintu airnya supaya kalau Ciliwung tinggi tidak ada rembesan-rembesan di pintu air," tuturnya.

Agus menyebutkan, anggaran yang diusulkan pihaknya untuk menjalankan program prioritas penanganan genangan dan banjir pada tahun ini sebesar Rp 2,7 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk pembuatan folder, sumur resapan, normalisasi saluran, sungai dan waduk.

BERITA TERKAIT
Damkar Sedot Genangan Air Jalan Letjend Suprapto

Genangan di Jl Letjend Suprapto Langsung Disedot

Jumat, 23 Januari 2015 4375

 Pemukiman Warga Bukit Duri Masih Tergenang Air

Pemukiman Warga di Bukit Duri Tergenang

Kamis, 22 Januari 2015 4447

Pasar Cipulir Terendam Air Luapan Kali Pesanggrahan

Pasar Cipulir Kembali Terendam Banjir

Jumat, 23 Januari 2015 7097

Kali Sunter Limpas, Jalan Yos Sudarso Tergenang

Kali Sunter Meluap, Jl Yos Sudarso Tergenang

Jumat, 23 Januari 2015 4373

Kawasan Kelapa Gading Tergenang 75 Persen

Banjir, Sejumlah Jalan di Kelapagading Tak Bisa Dilalui

Jumat, 23 Januari 2015 4314

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7117

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4806

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1916

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2477

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1024

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks