MRT Jakarta dan PT KAI Sepakati Perjanjian Penataan Stasiun

Jumat, 10 Januari 2020 Reporter: Wuri Setyaningsih Editor: Budhy Tristanto 2470

Perusahaan Patungan MRT dan KAI Miliki Tugas Khusus Tahun Ini

(Foto: Wuri Setyaningsih)

Direktur Utama PT MRT Jakarta, William P Sabandar dan Direktur Utama PT KAI, Edi Sukmoro serta Kepala Dinas Pehubungan (Dishub) DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menandatangani perjanjian pemegang saham dan penataan stasiun terintergrasi di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (10/1).

Perusahaan patungan ini bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, memiliki tugas pertama selama enam bulan kedepan yaitu study integrasi dan TOD

Direktur Utama PT MRT, William P Sabandar mengatakan, pihaknya dengan PT KAI sepakat  membuat perusahaan patungan dengan pembagian saham 51 persen dari PT MRT Jakarta dan PT KAI sebesar 49 persen.

"Perusahaan patungan ini bernama PT Moda Integrasi Transportasi Jabodetabek, memiliki tugas pertama selama enam bulan ke depan yaitu stud integrasi dan transit oriented development (TOD)," ujar William.

Perusahaan baru ini, lanjut William, selama tiga bulan ke depan harus melakukan dan mewujudkan penataan kepada tiga plus satu stasiun di antaranya Stasiun Senen, Tanah Abang, Juanda dan Sudirman. Meski demikian, William masih belum menemukan nilai ivestasi perusahaan patungan ini, dikarenakan masih dalam kajian.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia, Edi Sukmoro menambahkan, pihaknya akan mengembangkan kawasan stasiun dan mengintegrasikan transportasi kereta api di Ibukota.

"Kami optimistis langkah-langkah tersebut dapat mengurangi kemacetan dan memberikan nilai lebih untuk kawasan DKI Jakarta," tutur Edi Sukmoro.

Pada perjanjian ini, jelas Edi, pihaknya akan berperan dalam hal peningkatan prasarana di dalam stasiun, manajemen sirkulasi penumpang dan kendaraan, serta izin akses.

Sementara, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkapkan, PT KAI sudah melayani 1,2 juta penumpang setiap hari atau 25 persen masyarakat yang menggunakan angkutan umum.

"Pembentukan ini menjadi satu titik awal antarmoda itu berjalan dengan baik, satu hal yang penting adalah kelembagaan menjadi penting, karena kelembagaan menjadi satu bagian yang memang mampu memayungi kegiatan integrasi stasiun," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Transjakarta, LRT dan MRT Siap Fasilitasi Warga Nikmati Malam Tahun Baru

Transjakarta, LRT dan MRT Siap Fasilitasi Warga Nikmati Malam Tahun Baru

Senin, 30 Desember 2019 2926

Integrasi Transportasi Jabodetabek Pemprov DKI Berkolaborasi Dengan PT KAI

Integrasi Transportasi Jabodetabek, Pemprov DKI Berkolaborasi dengan PT KAI

Senin, 09 Desember 2019 4035

 MRT Jakarta Sediakan Pin Khusus Untuk Penumpang Prioritas

MRT Jakarta Sediakan Pin Khusus untuk Penumpang Prioritas

Kamis, 09 Januari 2020 4829

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 2625

Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2911

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 946

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1221

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1713

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks