Komisi B Apresiasi Kinerja TPID

Senin, 30 Desember 2019 Reporter: Maulana Khamal Macharani Editor: Toni Riyanto 1797

Komisi B DPRD DKI Apresiasi Kinerja TPID Jelang Tahun Baru 2020

(Foto: doc)

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok saat hari besar keagamaan, termasuk Natal tahun ini.

Tidak terjadi gejolak harga,

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga mengatakan, komisi bidang perekonomian merasa puas dengan kinerja TPID dalam memenuhi ketersediaan kebutuhan pokok.

"Natal ini juga bersamaan akhir tahun dan menjadi waktu liburan. Kami sangat senang karena stok beragam komoditas, termasuk yang menjadi kebutuhan pokok di DKI aman dan tidak terjadi gejolak harga," ujarnya, Senin (30/12).

Pandapotan meminta, agar Organisasi perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah 9BUMD) yang ada dalam TPID bisa terus meningkatkan sinergisitas dan berkoordinasi untuk memastikan har-harga tetap stabil.

"Pasakon dan stok harus terus dijaga agar tidak sampai terjadi kelangkaan yang bisa memicu gejolak harga," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi infopangan.jakarta.go.id, pada hari ini sejumlah harga bahan pokok masih relatif stabil.

Beras IR III (IR 64) harga jualnya Rp 9.592 per kilogram, gula pasir sebesar Rp 13.425 per kilogram, tepung terigu sebesar Rp 8.031 per Kilogram, daging dapi has (paha belakang) Rp 122.500 per kilogram, dan daging kambing Rp113.906 per kilogram.

TPID memastikan bahwa Badan Urusan Logistik (Bulog) dan BUMD di klaster pangan yakni, PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan PD Dharma Jaya telah memperhitungkan dan mempersiapkan pasokan sesuai dengan kondisi dan bahkan lebih dari kebutuhannya.

Selain memastikan keamanan stok pangan, TPID juga melakukan inovasi dalam menjaga pasokan dan distribusi melalui beragam channel distribution, antara Iain penggunaan Rice Milling Unit (RMU), JakGrosir, Mini DC, dan JakMart yang akan berdampak pada efisiensi dalam tata niaga bahan pangan.

Tak hanya itu, TPID melalui BUMD klaster pangan juga akan melakukan perjanjian kerja sama pembelian komoditas seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi dan kebutuhan pokok lainnya.

Sementara itu, pemantauan keamanan pangan di pasar-pasar juga terus dilakukan secara rutin agar masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman dari zat berbahaya dan berkualitas. Akses pangan murah bersubsidipun terus diperluas dan mudah diperoleh oleh masyarakat.

Untuk mendukung proses distribusi dan transportasi, sejumlah armada pendistribusian telah disiapkan. Sementara LPG, Pertamina dan Hiswana Migas memastikan bahwa pasokan lancar, stok cukup, dan sewaktu-waktu dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat.

BERITA TERKAIT
Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

Ini Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

Senin, 09 Desember 2019 3732

Libur Cuti Bersama, BPRD Tetap Lakukan Penagihan Aktif

Libur Cuti Bersama, BPRD Tetap Lakukan Penagihan Aktif

Selasa, 24 Desember 2019 2029

Beroperasinya LRT Semakin Manjakan Pengguna Transportasi Umum

Beroperasinya LRT Semakin Manjakan Pengguna Transportasi Umum

Rabu, 04 Desember 2019 2101

BERITA POPULER
Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8777

Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13180

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2116

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1895

IMG 20260812 WA0088

Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

Rabu, 12 Agustus 2026 1751

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks