Komisi B Apresiasi Kinerja TPID

Senin, 30 Desember 2019 Reporter: Maulana Khamal Macharani Editor: Toni Riyanto 1851

Komisi B DPRD DKI Apresiasi Kinerja TPID Jelang Tahun Baru 2020

(Foto: doc)

Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok saat hari besar keagamaan, termasuk Natal tahun ini.

Tidak terjadi gejolak harga,

Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga mengatakan, komisi bidang perekonomian merasa puas dengan kinerja TPID dalam memenuhi ketersediaan kebutuhan pokok.

"Natal ini juga bersamaan akhir tahun dan menjadi waktu liburan. Kami sangat senang karena stok beragam komoditas, termasuk yang menjadi kebutuhan pokok di DKI aman dan tidak terjadi gejolak harga," ujarnya, Senin (30/12).

Pandapotan meminta, agar Organisasi perangkat Daerah (OPD) dan Badan Usaha Milik Daerah 9BUMD) yang ada dalam TPID bisa terus meningkatkan sinergisitas dan berkoordinasi untuk memastikan har-harga tetap stabil.

"Pasakon dan stok harus terus dijaga agar tidak sampai terjadi kelangkaan yang bisa memicu gejolak harga," tandasnya.

Untuk diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun dari situs resmi infopangan.jakarta.go.id, pada hari ini sejumlah harga bahan pokok masih relatif stabil.

Beras IR III (IR 64) harga jualnya Rp 9.592 per kilogram, gula pasir sebesar Rp 13.425 per kilogram, tepung terigu sebesar Rp 8.031 per Kilogram, daging dapi has (paha belakang) Rp 122.500 per kilogram, dan daging kambing Rp113.906 per kilogram.

TPID memastikan bahwa Badan Urusan Logistik (Bulog) dan BUMD di klaster pangan yakni, PT Food Station Tjipinang Jaya, Perumda Pasar Jaya, dan PD Dharma Jaya telah memperhitungkan dan mempersiapkan pasokan sesuai dengan kondisi dan bahkan lebih dari kebutuhannya.

Selain memastikan keamanan stok pangan, TPID juga melakukan inovasi dalam menjaga pasokan dan distribusi melalui beragam channel distribution, antara Iain penggunaan Rice Milling Unit (RMU), JakGrosir, Mini DC, dan JakMart yang akan berdampak pada efisiensi dalam tata niaga bahan pangan.

Tak hanya itu, TPID melalui BUMD klaster pangan juga akan melakukan perjanjian kerja sama pembelian komoditas seperti telur ayam, daging ayam, daging sapi dan kebutuhan pokok lainnya.

Sementara itu, pemantauan keamanan pangan di pasar-pasar juga terus dilakukan secara rutin agar masyarakat dapat mengonsumsi pangan yang aman dari zat berbahaya dan berkualitas. Akses pangan murah bersubsidipun terus diperluas dan mudah diperoleh oleh masyarakat.

Untuk mendukung proses distribusi dan transportasi, sejumlah armada pendistribusian telah disiapkan. Sementara LPG, Pertamina dan Hiswana Migas memastikan bahwa pasokan lancar, stok cukup, dan sewaktu-waktu dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan riil di masyarakat.

BERITA TERKAIT
Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

Ini Catatan Lima Komisi DPRD DKI Terkait Raperda APBD 2020

Senin, 09 Desember 2019 3825

Libur Cuti Bersama, BPRD Tetap Lakukan Penagihan Aktif

Libur Cuti Bersama, BPRD Tetap Lakukan Penagihan Aktif

Selasa, 24 Desember 2019 2087

Beroperasinya LRT Semakin Manjakan Pengguna Transportasi Umum

Beroperasinya LRT Semakin Manjakan Pengguna Transportasi Umum

Rabu, 04 Desember 2019 2148

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 2904

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2466

Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1792

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1389

Festival palang pintu tiyo 2

Yuk Kunjungi Festival Palang Pintu XVII di Jalan Kemang Raya

Sabtu, 03 Oktober 2026 896

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks