Djarot Tak Mau Dipenjara Karena Dana Hibah

Rabu, 14 Januari 2015 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Agustian Anas 5733

wagub djarot mengunjungi TIM

(Foto: Yopie Oscar)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan mengambil alih pengelolaan Taman Ismail Marzuki (TIM) dari seniman. Nantinya, Pemprov DKI membentuk Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada di bawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta.

Ini kan dari APBD, dan harus dipertanggungjawabkan. Kami tidak mau gara-gara kami konsen pada hal ini, Djarot Saiful Hidajat masuk penjara

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidajat, mengatakan, pengambilalihan ini dilakukan karena Pemprov DKI Jakarta tidak bisa terus menerus memberikan bantuan hibah untuk operasional. Pasalnya, kata Djarot, skema bantuan melalui hibah ada batasan waktu dan nilai yang diberikan. Sehingga dana yang dikucurkan tidak bisa lebih dari Rp 5 miliar per tahun.

"Kami tidak bisa terus menerus memberikan dana hibah. Hibah bisa dilakukan tapi ada tenggat waktunya, dan hanya diberikan sekali-sekali," kata Djarot, saat silaturahmi dengan seniman, di Taman Ismail Marzuki, Selasa (13/1) malam.

Selain itu, lanjut mantan Walikota Blitar itu, kucuran dana hibah juga harus dipertanggungjawabkan dengan baik dan benar. Sehingga muncul rencana pembentukan UPT di bawah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk pengelolaan TIM. Dengan demikian, alokasi dana pengelolaan bisa diajukan dalam APBD DKI Jakarta.

Djarot mengaku tidak ingin sembarangan memberikan dana hibah, karena hal itu terkait dengan masalah hukum. Menginggat anggaran yang digunakan berasal dari rakyat. "Ini kan dari APBD, dan harus dipertanggungjawabkan. Kami tidak mau gara-gara kami konsen pada hal ini, Djarot Saiful Hidajat masuk penjara," tegasnya.

Ayah tiga putri ini berencana membenahi TIM sebagai persiapan DKI Jakarta menjadi tuan rumah penyelenggaraan Asian Games 2018 mendatang. TIM rencananya akan dijadikan tempat untuk menampilkan berbagai kesenian dan budaya dari seluruh daerah di Indonesia. Karena itu, Djarot menyatakan sudah saatnya Pemprov DKI dan para seniman saling bersinergi satu sama lain.

"Inilah salah satu yang nanti akan kita tampilkan, kita jual, kita pertontontan kepada orang-orang dari luar yang datang ke sini. Jadi mari kita semua bergandengan tangan demi membawa nama baik Jakarta dan Indonesia," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemprov DKI Cabut Izin Pengelolaan Taman Ismail Marzuki

Pemprov DKI Cabut Izin Pengelolaan TIM

Kamis, 08 Januari 2015 5094

Disparbud DKI Helat Pertunjukan Komunitas Seniman Jakarta‎ di TMII

Fasilitasi Seniman, Disparbud Gelar Pentas Seni

Senin, 15 Desember 2014 7403

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7122

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4813

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1942

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2481

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1043

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks