Dinas KPKP Ingin Budi Daya Cabai Semakin Berkembang di Jakarta

Kamis, 21 November 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 1942

Dinas KPKP Ingin Budi Daya Cabai Semakin Berkembang di Jakarta

(Foto: Aldi Geri Lumban Tobing)

Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta menginginkan agar budi daya cabai sebagai komoditas yang bisa mempengaruhi inflasi bisa terus berkembang di Ibukota.

Kami memberikan materi mengenai pengenalan penyakit pada tanaman cabai, hama cabai, dan praktik budi daya cabai,

Kepala Seksi Pertanian Perkotaan Dinas KPKP DKI Jakarta, Taufik Yulianto mengatakan, agar budi daya cabai semakin berkembang dan diminati, pihaknya terus melakukan pendampingan atau memberikan bimbingan teknis (Bimtek) kepada penggiat pertanian perkotaan baik individu maupun kelompok.

"Kami juga bekerja sama dengan Balai Pengkajian Teknologi Pangan (BPTP) Jakarta menyelenggarakan Bimtek budi daya, pengendalian hama dan penyakit cabai di Kelompok Tani atau Poktan Maju Makmur Bersama Ulujami, Pesanggrahan, Jakarta Selatan," ujarnya, Kamis (21/11).

Taufik menjelaskan. kegiatan tersebut diikuti 20 peserta perwakilan dari sejumlah poktan seperti, Poktan Kebun Berseri Bintaro, Poktan Banjir Kanal Timur Malaka Sari, dan Poktan  Maju Makmur Bersama Ulujami.

"Kami memberikan materi mengenai pengenalan penyakit pada tanaman cabai, hama cabai, dan praktik budi daya cabai," terangnya.

Menurutnya, pelaksanaan Bimtek bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat agar bisa memanfaatkan keterbatasan lahan maupun lahan tidur untuk budi daya cabai.

"Kami ingin lebih banyak warga Jakarta yang tergerak untuk menjadi penggiat pertanian perkotaan atau urban farming, termasuk budi daya cabai yang harganya bisa sangat fluktuatif," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jakarta, Ahmad Arivin Rivaie menuturkan, dengan adanya Bimtek diharapkan petani cabai di Jakarta dapat mengetahui jenis penyakit dan hama yang akan menyerang pada tanaman cabai.

"Kalau sudah ada bekal pengetahuan tentu bisa melakukan langkah antisipatif dan penanganan sejak dini agar tidak menganggu produktivitas tanaman," tandasnya.

BERITA TERKAIT
       Dinas KPKP Evaluasi Lahan Pertanian Cabai di Rorotan

Dinas KPKP Evaluasi Lahan Pertanian Cabai di Rorotan

Kamis, 14 November 2019 1984

Poktan Penggiat Budi Daya Cabai Ikuti Bimtek

Poktan Penggiat Budi Daya Cabai Ikuti Bimtek

Kamis, 05 September 2019 2415

 Gandeng Kementan RI dan BPTP, DKPKP Kembangkan Komoditas Cabai

Dinas KPKP-Kementan RI Bakal Kembangkan Budi Daya Cabai

Senin, 02 September 2019 2138

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2152

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1171

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 914

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 460

LRT jakarta jati

Kelanjutan Pembangunan LRT Jakarta Perlu Didukung Sumber Pendanaan Baru

Kamis, 17 September 2026 508

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks