Senin, 04 November 2019
Reporter: Nurito
Editor: F. Ekodhanto Purba
2107
(Foto: Nurito)
100 petugas gabungan menggelar razia pajak kendaraan bermotor di Jl DI Panjaitan dan Jl Mayjen Soetoyo, Cawang, Jakarta Timur.
Razia gabungan ini bagian dari upaya kita melakukan jemput bola,
Kepala UP PKB dan BBBKB Jakarta Timur, Iwan Syaefuddin mengatakan, razia gabungan seperti ini sangat efektif dalam menjaring kendaraan yang belum membayar pajak. Tidak hanya kendaraan biasa, namun kendaraan mewah yang belum membayar pajak juga menjadi target dalam kegiatan ini.
"Razia gabungan ini bagian dari upaya kita melakukan jemput bola, melakukan penagihan pada penunggak pajak kendaraan," ujarnya, Senin (4/11).
Menurutnya, target perolehan pajak kendaraan tahun ini sebesar Rp 3 triliun, namun saat ini baru tercapai Rp 2,5 triliun atau 85 persen. Sehingga masih ada kekurangan Rp 500 miliar yang harus dipenuhi agar target tercapai.
"Kami optimistis, target tersebut akan tercapai," jelasnya.
Kasat Lantas Jakarta Timur, AKBP Suhli mengatakan, selain kendaraan yang belum membayar pajak, razia tersebut juga bertujuan menjaring pemilik kendaraan yang melanggar ketertiban lalu lintas dan tidak memiliki SIM/STNK.
"Para petugas yang terlibat dalam razia ini terdiri dari unsur Satwil Lantas, UP PKB-BBNKB Jakarta Timur, Sudin Perhubungan, Satpol PP, Garnisun, TNI, pengadilan negeri, kejaksaan negeri, Jasa Raharja, dan Bank DKI," tandasnya.
BERITA TERKAIT
Petugas Gelar Razia Pajak Kendaraan Bermotor di Jaktim
Senin, 28 Oktober 2019
15778
Perolehan Razia Pajak Kendaraan Bermotor di Kalibata Capai Rp 105 Juta
Jumat, 25 Oktober 2019
2305
BERITA POPULER
Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia
Rabu, 04 November 2026
36905
Gratis Masuk Ancol, Masyarakat Diajak Nikmati Ragam Wisata
Kamis, 05 November 2026
24836
Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng
Senin, 02 November 2026
3952
Waduk Kampung Rambutan 1 Bakal Jadi Ruang Terbuka Multifungsi
Jumat, 06 November 2026
1558
Pemprov DKI Salurkan KJP Plus Tahap II dan KJMU Tahun 2026