Komisi C Apresiasi Revisi Rancangan KUA-PPAS Dinas Pendidikan

Jumat, 01 November 2019 Reporter: Agung Supriyanto Editor: Toni Riyanto 2299

Komisi C Apresiasi Rancangan APBD Dinas Pendidikan Tahun 2020 Sebesar RP23,21 Triliun

(Foto: Agung Supriyanto)

Komisi C DPRD Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi penyesuaian Rancangan Kebijakan Umum APBD dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2020 Dinas Pendidikan.

Memajukan pendidikan di Jakarta 

Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI, Rasyidi mengatakan, Rancangan KUA-PPAS 2020 Dinas Pendidikan yang dipaparkan kepada Komisi C sudah cukup rasional.

Setidaknya, tren positif tersebut terlihat dari total usulan anggaran Dinas Pendidikan tahun 2020 sebesar Rp 23,21 triliun. Besaran angka tersebut terdiri atas tiga komponen utama yaitu, postur Belanja Tidak Langsung Rp 8,73 triliun, Belanja Langsung Rp 8,65 triliun, serta alokasi dana hibah dan bansos Rp 5,83 triliun.

"Kami kira pemaparan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan DKI sangat baik. Kalau dilihat dari segi anggaran kenaikannya hanya 2,3 persen dibandingkan tahun 2019. Masih di bawah 10 persen, sangat bagus, ujarnya, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (1/11).

Menurutnya, untuk Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung juga dapat dikatakan seimbang dan ideal bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang membidangi ragam persoalan pendidikan sebagai kebutuhan utama.

Banyak program-program bersentuhan langsung kepada peserta didik seperti, Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program Pemberian Makanan Tambahan Anak Sekolah (PM-TAS).

"Menurut kami ada banyak inovasi-inovasi ke depan dalam memajukan pendidikan di Jakarta agar lebih baik lagi," terangnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Syaefulloh Hidayat mengaku bersyukur tanggapan yang diberikan atas hasil pemaparan Rancangan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020.

"Alhamdulillah, ada masukan-masukan yang diberikan anggota dewan sehingga proses penyusunan anggaran bisa dilakukan secara lebih baik," ungkapnya.

Syaefulloh memastikan, seluruh alokasi anggaran yang diusulkan akan dilaksanakan secara bertanggung jawab serta mengedepankan proses pelaksanaan kegiatan secara transparan dan akuntabel.

"Kami akan memastikan pendidikan tuntas dan berkualitas di Jakarta. Masukan-masukan yang diberikan pimpinan, anggota dewan, dan masyarakat menjadi pelecut bagi kami untuk bekerja dan menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Komisi C DPRD DKI Jakarta Berikan Apresiasi Upaya Pencapaian Target Pajak Tahun 2019

Komisi C Bahas KUA-PPAS Tahun Anggaran 2020

Senin, 28 Oktober 2019 3440

       Dewan Dorong BUMD DKI Lebih Profesional

Komisi C Dorong BUMD Bekerja Lebih Profesional

Kamis, 15 Agustus 2019 2271

Komisi C Gelar Rapat Lanjutan Dengan TAPD Bahas KUA-PPAS APBD 2020

Komisi C Inginkan Optimalisasi Penerimaan Pendapatan Daerah

Selasa, 29 Oktober 2019 2633

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 2877

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 735

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 637

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1400

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1015

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks