6 SPBG Segera Dibangun di Jakarta

Kamis, 20 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Lopi Kasim 3699

spbg_belum_beroperasi_ilus.jpg

(Foto: doc)

Keberadaan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) untuk bus Transjakarta maupun angkutan umum massal lainnya di ibu kota akan terus ditambah. Terlebih, Pemprov DKI Jakarta juga terus menambah jumlah bus Transjakarta yang menggunakan bahan bakar gas. Untuk itu, tahun ini, Pemprov DKI akan merealisasikan pembangunan enam BBG dan dua mobile refuelling unit (MRU). Selanjutnya, penambahan stasiun SPBG akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya hingga mencapai kebutuhan ideal yakni sebanyak 45 SPBG.

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta akan ikut berkontribusi dalam pembangunan enam unit SPBG dan dua unit MRU tahun ini. Keterlibatan BUMD itu membuktikan konsistensi pemerintah untuk menambah SPBG di Jakarta. "Tahun ini ada delapan yang dibangun. Nanti dibantu oleh PT Jakarta Propertindo," ujar Jokowi, di Balaikota, Kamis (20/2).

Pihaknya, kata Jokowi, akan terus mendorong Perusahaan Gas Negara (PGN)  untuk membangun SPBG di Jakarta. Mengingat bus Transjakarta setiap tahunnya juga terus ditambah. Terlebih, kebutuhan SPBG di Jakarta idealnya mencapai 45 SPBG. Sementara saat ini baru tersedia sebanyak 10 unit. "Kita ingin menyampaikan pada mereka bahwa kita konsen masalah penggunaan gas di Jakarta. Karena kita ingin memperbaiki lingkungan, selain itu juga murah," katanya.

Coomercial Director dan CCO PGN, Jobi Triananda menambahkan, pihaknya siap menambah SPBG dan MRU di Jakarta. Sayangnya, ia enggan menyebutkan nilai investasi dari pembangunan SPBG tersebut. "Iya, tahun ini kita bangun enam SPBG dan dua MRU. Karena kita lihat juga bus Transjakarta banyak yang baru," kata Jobi, usai bertemu dengan Jokowi.

Keenam SPBG yang akan dibangun yakni di Ketapang, Ancol, Pluit, Pulogebang, dan dua lokasi di Kalideres. Sementara MRU, akan ditempatkan di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat dan Ragunan, Jakarta Selatan. Pemilihan lokasi MRU tersebut disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti di Ragunan, karena lokasi tersebut merupakan titik akhir koridor VI (Ragunan-Dukuh Atas). Koridor tersebut salah satu rute yang paling banyak penumpang, sehingga bus tidak perlu ke SPBG untuk isi bahan bakar.

Ditambahkan Jobi, pembangunan dua SPBG di Ancol dan Pluit akan dibantu oleh BUMD DKI yakni, Jakarta Energi Utama (JEU) yang merupakan anak perusahaan dari PT Jakpro. "Tanahnya yang menyediakan mereka, kita tinggal bangun," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260319 191414

PPSU Jelambar Bersih-bersih TPS Depo Kembar

Kamis, 19 Maret 2026 2308

IMG 20260319 WA0000

Kebakaran di SMAN 84 Hanguskan Ruang Perpustakaan

Kamis, 19 Maret 2026 2250

Mudik gratis pemprov rezap

Dukung Mudik Gratis, Bank Jakarta Sediakan 20 Bus Berbagai Tujuan

Selasa, 17 Maret 2026 1691

Car free night sarinah otoy

Pemprov DKI Gelar Car Free Night saat Malam Takbiran

Kamis, 19 Maret 2026 959

Pemprov dki kemenag jalan istiqlal folmer

DKI dan Kemenag RI Sepakati Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Daerah

Senin, 16 Maret 2026 1344

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks