Jumat, 21 Februari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Agustian Anas
2887
(Foto: doc)
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan meluncurkan sistem e-catalog secara resmi pada pekan depan. Sistem baru ini diharapkan bisa meminimalisir proses lelang pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov DKI.
"Kita akanlaunching e-catalog pada 27 Februari di Balai Agung. Dengan begitu, kita bisa meminimalisir proses lelang dalam pengadaan barang dan jasa," kata Basuki T Purnama, Wakil Gubernur DKI Jakarta, di Balaikota, Jumat (21/2).
Mantan Bupati Belitung Timur ini menegaskan, sudah banyak barang yang dimasukkan dalam sistem e-catalog mulai dari peralatan berat dan bahan pabrikasi seperti aspal dan beton hingga kendaraan angkutan sampah.
"LKPP juga memaksimalkan produk barang dan jasa yang dimasukkan dalam e-catalog. Sehingga, Pemprov DKI mendapatkan harga komoditas yang lebih baik dibandingkan dengan harga di pasaran," tegasnya.
Ia menjelaskan, sistem e-catalog juga lebih transparan karena daftar, jenis, spesifikasi teknis dan harga barang dari penyedia ditampilkan secara elektronik.
"Dia kejar terus. Oke kok dia (LKPP) minta cepat. Yang sudah siap itu alat kesehatan, alat berat, mobil-mobil, lampu-lampu dan busway. Sama alat tulis mau disusul," jelasnya.
Menurut Basuki, potensi penghematan anggaran daerah dengan diterapkannya sistem e-catalog mencapai 24 persen. Alhasil, penghematan anggaran tersebut dapat digunakan untuk kebutuhan lain seperti pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
"Kita akan terus dorong seluruh dinas dinas terkait untuk memakai e-catalog," tutur mantan Bupati Belitung Timur.
Untuk itu, Basuki menambahkan, pihaknya akan menyusun peraturan mengenai kewajiban seluruh institusi yang ada di ibu kota dengan menggunakan sistem e-catalog.
"Peraturan sudah dimulai berlaku 1 Januari 2014. Institusi yang menolak akan kena sanksi berupa pemecatan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3852
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
432
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
738
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026