13.182 DPT di DKI Masih Bermasalah

Senin, 17 Februari 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 2139

rapat_dpt_wahyu.jpg

(Foto: doc)

Polemik mengenai daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2014 masih terus bergulir. Bahkan, di Jakarta, masih terdapat 13.182 DPT yang bermasalah. Untuk itu, KPU DKI Jakarta dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI pun terus melakukan penyempurnaan DPT. Sebab, Jika masalah ini tidak terselesaikan, bukan tidak mungkin justru akan memicu terjadinya konflik.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Purba Hutapea mengatakan, perubahan DPT sudah dilakukan sebanyak empat kali. Tercatat, DPT di ibu kota mencapai 7.001.520 dan sebanyak 13.182 diantaranya masih bermasalah. "DPT bermasalah itu bukan hanya karena nomor induk saja, tetapi ada elemen lain seperti tanggal lahir, alamat, jenis kelamin dan nama. Jadi ada lima elemen," ujar Purba, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/2).

Dikatakan Purba, dari 13.182 DPT bermasalah, sebanyak 12.311 diantaranya merupakan penghuni lapas seperti di Cipinang, Salemba, dan Pondok Bambu. Sementara 871 lainnya merupakan penduduk non rutan. "Kita terus koordinasi dengan KPU, Bawaslu untuk melakukan verifikasi DPT ini," katanya.

Selain itu, lanjut Purba pihaknya juga menjalin kerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Menginggat untuk DPT di lapas kebanyakan tidak memiliki KTP. "Kami terus berkoodridnasi dengan Kemendagri untuk mencari 12 ribu nomor induk ini. Mungkin di database Kemendagri ada," ucapnya.

Ditambahkan Purba, jika persoalan DPT belum terselaikan, pihaknya mengusulkan agar dimasukan dalam daftar pemilih khusus. Terlebih, berdasarkan aturan, penduduk Indonesia diwajibkan memiliki hak pilih. "Karena tidak boleh 1 orang pun yang tidak mendapatkan hak pilih. Mereka bisa masuk ke perlakuan khusus. Itu saran dari kami," katanya.

Ketua KPU DKI Jakarta, Sumarno membenarkan masih ada 13.182 DPT bermasalah di Jakarta. Pihaknya menargetkan, permasalahan ini akan selesai dua pekan sebelum pemilu legislatif digelar. "Dua minggu sebelum pemungutan suara, persoalan NIK invalid sudah bisa diselesaikan. Kami terus melakukan koordinasi," kata Sumarno.

Kendati ada permasalahan NIK, dirinya memastikan KPU DKI telah siap melaksanakan pileg pada 9 April mendatang. Terlebih hampir semua persiapan telah selesai dan hanya menunggu pelaksanaannya saja. "Ibarat bermain tinju, kita tinggal naik ke ring saja. Artinya semua sudah siap, tinggal pelaksanan," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5079

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1298

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1439

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1367

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 553

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks