Bappeda DKI Adakan Forum Lintas Sektor TPB/SDGs

Kamis, 18 Juli 2019 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Toni Riyanto 3419

Bappeda Gelar Forum Lintas Sektor Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan

(Foto: Mochamad Tresna Suheryanto)

Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi DKI Jakarta menggelar Forum Lintas Sektor untuk Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat.

Partisipasi dan kolaborasi jadi instrumen penting,

Peserta forum ini terdiri dari pelaku usaha, akademisi, organisasi pemerintah dan non pemerintah, media, serta lembaga mitra pembangunan.

Kepala Bappeda Provinsi DKI Jakarta, Sri Mahendra Satria Wirawan mengatakan, forum ini bertujuan mempererat hubungan kerja sama dan komunikasi antara non state actors dengan Pemprov DKI Jakarta dalam rangka mengoptimalkan pencapaian TPB/SDGs.

Selain itu, sambungnya, dapat menemukan peluang kolaborasi antara program pemerintah dengan non state actors sebagai proyek percontohan pengarusutamaan TPB/SDGs.

"Melalui forum ini diharapkan dapat dioptimalkan kontribusi non state actors terhadap pencapaian TPB/SDGs semester pertama tahun 2019 dan proyeksinya di semester kedua tahun 2019 serta peluang kolaborasi," ujarnya, Kamis (18/7).

Mahendra mengatakan, pemerintah tidak lagi berperan sebagai administrator, namun sesuai dengan semangat City 4.0 di mana pemerintah berperan sebagai kolaborator dan masyarakat sebagai ko-kreator.

Mahendra menjelaskan, pencapaian TPB/SDGs merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun non pemerintah. Pembiayaan dengan dana yang bersumber dari APBD sangat terbatas. Untuk itu, diperlukan kolaborasi dengan pihak non pemerintah atau non state actors.

"Hal ini selaras dengan Prinsip SDGs yang menyasar kepada lima hal atau 5P yaitu, People, Planet, Prosperity, Peace, dan Partnership. Prinsip-prinsip kolaborasi dalam pelaksanaan TPB/SDGs perlu ditekankan agar tercapai kerja sama yang konstruktif dan positif," terangnya.

Menurutnya, Forum ini memungkinkan partisipasi aktif peserta yang diawali dengan paparan program penataan kawasan sebagai platform kolaborasi sekaligus pemantik diskusi. Sesi dilanjutkan dengan penajaman sesuai ketertarikan serta program tematik setiap non state actors.

"Partisipasi dan kolaborasi para pihak menjadi instrumen penting dalam pelaksanaan TPB/SDGs yang inklusif," ungkapnya.

Ia menambahkan, pencapaian TPB/SDGs sebagai gerakan bersama tersebut tentu akan lebih cepat tercapai melalui kemitraan multipihak dengan kontribusi aktif pihak non state actors.

"Selanjutnya dalam sesi pendalaman akan disajikan peta pembangunan terkait pencapaian target TPB/SDGs di mana tersedia peluang rooms for collaborations untuk para non state actors," tandasnya.

BERITA TERKAIT
 DKI Gelar Lokakarya Berkolaborasi Menuju Sanitasi Jakarta Sehat

Pemprov DKI Selenggarakan Lokakarya Menuju Sanitasi Jakarta Sehat

Rabu, 16 Januari 2019 3619

Anies Kampanyekan Makanan Sehat Dalam Festival Road To Zero Hunger 2018

Anies Buka Festival Road to Zero Hunger 2018

Minggu, 07 Oktober 2018 3005

Bappeda Bahas Rencana Kegiatan Strategis 2020

Bappeda Bahas Rencana Kegiatan Strategis 2020

Rabu, 06 Februari 2019 2968

 Bappeda DKI Jakarta Terima Kunjungan Tim IMF untuk PIMA

Bappeda Bahas Pendampingan Manajemen Investasi Publik

Rabu, 06 Februari 2019 2199

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 5938

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 824

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1183

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 726

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1079

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks