Guru Ngaji Akan Dapat Tunjangan Kesejahteraan

Kamis, 11 Desember 2014 Reporter: Andry Editor: Agustian Anas 9708

 Guru Ngaji Akan Dapat Tunjangan Kesejahteraan

(Foto: doc)

Rendahnya tingkat kesejahteraan guru ngaji di ibu kota mendapat perhatian serius dari kalangan DPRD DKI Jakarta. Karena itu, Komisi E DPRD DKI Jakarta akan meningkatkan taraf hidup para guru ngaji dengan memberikan tunjangan kesejahteraan setiap bulan.

Saya akan dorong untuk memberikan bantuan kepada para guru ngaji. Kesejahteraan mereka harus diperhatikan

"Saya akan dorong untuk memberikan bantuan kepada para guru ngaji. Kesejahteraan mereka harus diperhatikan," kata Zainudin, Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Kamis (11/12).

Politisi Partai Hanura itu mengatakan, usulan pemberian tunjangan kepada guru ngaji yang ada di Jakarta ini akan disampaikannya dalam rapat komisi. Tahap selanjutnya, tinggal memikirkan sumber dana yang akan dipakai untuk meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji tersebut.

"Anngarannya tidak usah dipusingkan, nanti bisa pakai dana dari Pemprov DKI atau dana BAZIS. Karena sekarang ini persoalan utama anak bangsa yaitu pendidikan moral agama. Sementara guru ngaji sebagai tenaga pendidik, kurang diperhatikan kesejahteraannya," ungkapnya.

Berdasarkan laporan dari masyarakat, kata Zainudin, upah para guru ngaji di wilayah pemukiman warga terbilang masih sangat kecil antara Rp 100-200 ribu per bulan. Padahal, pengabdian mereka dalam mengajarkan ilmu agama, memiliki peranan penting dalam menentukan moral anak bangsa yang sampai kini masih gemar tawuran.

"Paling top, guru ngaji di kampung-kampung dapat gaji Rp 200 ribu per bulan. Bayangkan, buat makan saja tidak cukup, belum ditambah bayar kontrakan. Makanya mereka mesti dapat uang kesejahteraan," tegasnya.

Sebelum pemberian tunjangan kesejahteraan diusulkan ke eksekutif, komisinya akan mendata lebih dahulu jumlah guru ngaji di wilayah pemukiman warga. Pendataan tersebut nantinya bisa dilakukan dengan memanfaatkan aparatur RT maupun pengurus masjid setempat.

"Ini perlu diinventarisir. Proses pembagian tunjangannya nanti bisa di masjid. Karena kalau bukan guru ngaji, warga tidak akan ada yang mau datang mengambil tunjangan itu," ungkapnya.

BERITA TERKAIT
logo dprd dki jakarta

DPRD Gelar Paripurna Alat Kelengkapan Dewan

Senin, 08 Desember 2014 3980

25 Anggota Dewan Tak Hadiri Paripurna Alat Kelengkapan Dewan

DPRD Janji Segera Bahas APBD DKI 2015

Senin, 08 Desember 2014 4483

151 Guru Ngaji di Jakbar Akan Terima Bantuan

151 Guru Ngaji di Jakbar Akan Terima Bantuan

Rabu, 05 November 2014 5524

Bazis Jaktim Beri Bantuan 3M Saat Berbuka Puasa Bersama Plt Gubernur

Bazis Jaktim Salurkan Bantuan Rp 3 Miliar

Rabu, 23 Juli 2014 7457

Basuki. Santunan Sosial di Jakarta Tidak Ada Lagi

Biro Dikmental Diminta Awasi Bantuan Renovasi Masjid

Jumat, 05 Desember 2014 7182

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7149

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4837

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2408

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2542

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1209

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks