Senin, 17 Februari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2404
(Foto: doc)
Ulah pedagang Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang meninggalkan kios mereka, membuat kesal Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Puncaknya, Jokowi mengancam pedagang akan kehilangan kios untuk selamanya jika masih nekat meninggalkan kios yang telah diperbaiki Pemprov DKI Jakarta tersebut.
Menurut Jokowi, pihaknya terus berupaya untuk meramaikan Blok G agar pedagang tidak kembali lagi ke jalan. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta juga tengah melakukan perbaikan mulai dari pembuatan eskalator hingga jembatan penghubung antara Blok A, Blok B, dan Blok F menuju Blok G.
"Sekarang itu sedang dibuat eskalator, jembatan penghubung juga sudah dimulai. Kalau semua sudah jadi, jangan minta kembali lagi kiosnya," tegas Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/2).
Dikatakan Jokowi, jika merugi pedagang harusnya memiliki cara-cara kreatif untuk memasarkan dagangannya. Pihaknya juga terus mengadakan keramaian setiap akhir pekan untuk mengundang pembeli. Selain itu, hadiah berupa mobil juga diberikan kepada pembeli. "Yang namanya pedagang harus kreatif," ujar mantan pengusaha meubel itu.
Selain berbagai fasilitas tersebut, pihaknya juga tengah melakukan pembicaraan dengan PT KAI terkait dengan pembuatan akses dari Stasiun Tanah Abang menuju Blok G. Dengan demikian akan semakin banyak akses menuju Blok G. "Sudah ada pembicaraan, tinggal tunggu dari KAI. Katanya tahun ini. Kita sudah segala cara tapi tidak bisa secepat itu," ucapnya.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KS Tubun dan Jalan Jati Baru ke Blok G Tanah Abang. Namun, selama ini pedagang mengeluhkan sepinya pembeli hingga berujung turunnya omzet penjualan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda
Selasa, 28 Juli 2026
9238
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang
Jumat, 31 Juli 2026
3206
14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak
Selasa, 28 Juli 2026
3627
MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis
Rabu, 29 Juli 2026
1923
Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman