Senin, 17 Februari 2014
Reporter: Erna Martiyanti
Editor: Dunih
2293
(Foto: doc)
Ulah pedagang Blok G Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang meninggalkan kios mereka, membuat kesal Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo. Puncaknya, Jokowi mengancam pedagang akan kehilangan kios untuk selamanya jika masih nekat meninggalkan kios yang telah diperbaiki Pemprov DKI Jakarta tersebut.
Menurut Jokowi, pihaknya terus berupaya untuk meramaikan Blok G agar pedagang tidak kembali lagi ke jalan. Bahkan, Pemprov DKI Jakarta juga tengah melakukan perbaikan mulai dari pembuatan eskalator hingga jembatan penghubung antara Blok A, Blok B, dan Blok F menuju Blok G.
"Sekarang itu sedang dibuat eskalator, jembatan penghubung juga sudah dimulai. Kalau semua sudah jadi, jangan minta kembali lagi kiosnya," tegas Jokowi, di Balaikota DKI Jakarta, Senin (17/2).
Dikatakan Jokowi, jika merugi pedagang harusnya memiliki cara-cara kreatif untuk memasarkan dagangannya. Pihaknya juga terus mengadakan keramaian setiap akhir pekan untuk mengundang pembeli. Selain itu, hadiah berupa mobil juga diberikan kepada pembeli. "Yang namanya pedagang harus kreatif," ujar mantan pengusaha meubel itu.
Selain berbagai fasilitas tersebut, pihaknya juga tengah melakukan pembicaraan dengan PT KAI terkait dengan pembuatan akses dari Stasiun Tanah Abang menuju Blok G. Dengan demikian akan semakin banyak akses menuju Blok G. "Sudah ada pembicaraan, tinggal tunggu dari KAI. Katanya tahun ini. Kita sudah segala cara tapi tidak bisa secepat itu," ucapnya.
Seperti diketahui, Pemprov DKI Jakarta merelokasi pedagang kaki lima (PKL) di Jalan KS Tubun dan Jalan Jati Baru ke Blok G Tanah Abang. Namun, selama ini pedagang mengeluhkan sepinya pembeli hingga berujung turunnya omzet penjualan.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3416
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
737
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026
Senin, 02 Februari 2026
646
Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital