DKI Benahi Fasilitas untuk Penyandang Disabilitas

Rabu, 03 Desember 2014 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Dunih 4836

Pemprov Benahi Fasilitas Disabilitas

(Foto: doc)

Penyediaan fasilitas publik yang lebih ramah kepada penyandang disabilitas menjadi perhatian Pemprov DKI. Sejumlah pembenahan sarana pendukung transportasi dan pejalan kaki pun terus dilakukan agar hak penyandang disabilitas setara dengan warga normal lainnya.

Tidak ada orang yang ingin lahir atau menjadi penyandang disabilitas. Untuk itu banyak fasilitas sistem transportasi kita yang perlu dibenahi

Kepala Bidang Manajemen Rekayasa Lalu Lintas (MRLL) Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Masdes Arrofi mengatakan, untuk mengakomodir penyandang disabilitas, ada 3 pilihan yang mungkin bisa dijadikan alternatif bagi penyandang disabilitas menjangkau jembatan penyebarangan orang (JPO) di halte Transjakarta. Pertama dengan membangun lift, kedua menggunakan eskalator dan terakhir menggunakan ramp. Alternatif ini akan dipilih mengingat dari 165 JPO yang terhubung dengan halte Transjakarta baru setengahnya yang memiliki ramp.

"Kita akan lakukan pendataan terhadap sisa JPO yang belum miliki ramp menggunakan alternatif apa. Tahun depan rencannya ramp yang curam akan dilandaikan dan lift yang ada diperbaiki," ujarnya, Rabu (3/12).

Saat ini, dari 7 lift JPO yang ada, 5 di Jl Thamrin dan 2 di Stasiun Kota, hanya 1 saja di Jl Thamrin yang beroperasi. Sedangkan sisanya sebanyak 6 unit rusak.

"Kita akan perbaiki tahun depan. Anggarannya kita sudah usulkan sebesar Rp 2,5 Milliar," tutupnya.

Sementara itu, Kasie Perencanaan Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Rika Anggraini mengakui, selain pedestrian di Jl Sudirman dan Thamrin, baru pedestrian di Jl Medan Merdeka, seputaran Monas, Jl Wahid Hasyim, sekitar Taman Menteng serta Jl Hayam Wuruk yang cukup memadai. Selebihnya, fasilitas yang ada belum mencukupi.

"Tahun 2014 ini rencananya ada dua lokasi pedestrian lagi akan kita jadikan layak bagi penyandang disabilitas. Yakni di Jl Satrio Casablanca dan Jl Rasuna Sahid," tuturnya.

Di kedua lokasi, dari existing sekarang 1-6 meter akan dilebarkan menjadi 6-8 meter. Namun demikian, diakuinya pengerjaan masih terkendala lahan milik swasta. Sehingga, pengerjaan di tahun ini kemungkinan hanya akan merampungkan sepajang 500-700 meter saja.

"Kita berharap seperti di Sudirman dan Thamrin, pihak swasta menyerahkan lahannya untuk digunakan sebagai pedestrian. Ke depannya kita membutuhkan payung hukum agar bisa menggunakan lahan milik pribadi untuk publik sebagai solusi," tandasnya.

Anggota Presidium Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ), Bagus Supriyanto mengatakan, sesuai Perda No 10 tahun 2011 tentang penyandang disabilitas dan Perda No 5 tahun 2014 tentang transportasi, diatur tentang penyediaan fasilitas yang mengakomodir penyandang disabilitas. Namun sayangnya, saat ini banyak dari pedestrian dan JPO yang belum memenuhi standar layak bagi penyandang disabilitas.

"Tidak ada orang yang ingin lahir atau menjadi penyandang disabilitas. Untuk itu banyak fasilitas sistem transportasi kita yang perlu dibenahi," tegasnya.

BERITA TERKAIT
transjakarta_istimewa.jpg

Transjakarta Diminta Akomodir Kaum Difabel

Rabu, 15 Oktober 2014 5943

Dapat Kacamata

500 Warga Dapat Kacamata Gratis

Jumat, 29 Agustus 2014 4341

Pasalnya, anak - anak tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk bermain.

Basuki Sedih Anak-anak Minim Tempat Bermain

Rabu, 20 Agustus 2014 8761

ujian tuna netra

Siswa Tuna Netra Kesulitan Baca Soal UN

Senin, 05 Mei 2014 5715

UN SMP dimulai pekan depan

58 Siswa Kebutuhan Khusus Ikuti UN SMP di Jaksel

Sabtu, 03 Mei 2014 4820

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7148

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4836

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2400

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2541

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1208

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks