Cukup QR Code Bisa Baca 12 Cerita Wayang

Senin, 17 Desember 2018 Reporter: Folmer Editor: Toni Riyanto 3811

Pemprov DKI - BI Gelar Launching QR Code Wayang

(Foto: Folmer)

Sebuah terobosan baru berbasis teknologi digital diluncurkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) di Museum Wayang, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Melalui teknologi QR Code yang dapat dipindai telepon selular android memungkinkan wisatawan membaca 12 cerita wayang.

Komitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata di Ibukota

Adapun 12 cerita wayang yang dapat diakses yakni, Wayang Revolusi, Wayang Beber, Wayang Kulit Kyai Intan, Wayang Cina Jawa, Wayang Golek, Wayang Sadat, Wayang Golek Cepak Cirebon, Wayang Klitik, Wayang Suket, Wayang Wahyu, Wayang Golek Lenong Betawi, dan Wayang Kancil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Asiantoro mengatakan, cerita wayang tersebut memiliki dua pilihan bahasa yaitu, bahasa Indonesia dan Inggris.

"Selain untuk meningkatkan kunjungan wisatawan, terobosan ini juga sebagai upaya mengajak generasi milenial semakin mengenal ragam budaya nusantara, khususnya wayang," ujarnya, di lokasi acara peluncuran, Senin (17/12).

Asiantoro menjelaskan, wisatawan atau pengunjung Museum Wayang yang akan mengakses cerita wayang melalui pemindaian QR Code tidak dikenakan biaya alias gratis.

"Pemprov DKI bersama para stakeholder berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pariwisata di Ibukota," terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Kantor Bank Indonesia perwakilan DKI Jakarta, Tresno Nugroho menuturkan, pada kesempatan tersebut juga diluncurkan gerakan Indonesia Bersih untuk pariwisata Ibukota.

"Persoalan sampah bisa berdampak terhadap pengembangan sektor pariwisata. Untuk itu, wilayah di Jakarta Barat, termasuk destinasi wisata unggulan Kota Tua perlu terus dijaga kebersihannya," ungkapnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi di Ibukota selama kurun waktu lima tahun terakhir berkisar enam hingga tujuh persen. Untuk mempertahankan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi tersebut, sektor pariwisata maupun ekonomi kreatif dapat dijadikan andalan.

Sementara, Plt Asisten Perekonomian Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Sri Haryati menuturkan, pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif kreatif terus dilakukan. Pengembangan difokuskan dengan menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.

"Kami juga meningkatkan alokasi anggaran untuk pengembangan sektor pariwisata. Targetnya, kunjungan wisatawan lokal maupun asing semakin meningkat setiap tahun," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pemkot Jakbar Akan Pasang Bendera Peserta Asian Games

Pemkot Jakbar akan Pasang Bendera Negara Peserta Asian Games

Selasa, 24 Juli 2018 2058

Walikota Jakbar Berharap Revitalisasi Kali Besar Rampung Tahun Ini

Revitalisasi Kali Besar Diharapkan Selesai Tahun Ini

Kamis, 01 Maret 2018 2277

UPK Kota Tua Gelar Pengamatan Gerhana Bulan

UPK Kota Tua Gelar Pengamatan Gerhana Bulan

Rabu, 31 Januari 2018 2160

Pemkot Jakbar Akan Gelar Wisata Kota Tua

Pemkot Jakbar Bakal Gelar Wisata Malam Kota Tua

Senin, 18 September 2017 3026

BERITA POPULER
Pedagang di Atas Trotoar Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Pedagang di Jalan Mangga Besar Raya Ditertibkan

Rabu, 30 September 2026 1547

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1020

Personel Gabungan Lakukan Pelebaran Jalan di Kelapa Dua Wetan

Jalan Raya Ciracas Dilebarkan

Kamis, 01 Oktober 2026 1006

895 Guru PPPK Jakut dan Kepulauan Seribu Perpanjang Kontrak Kerja

Kontrak Kerja 895 Guru PPPK di Jakut dan Kepulauan Seribu Diperpanjang

Senin, 28 September 2026 1498

PMI Jaksel CFD HI tiyo

Peserta HBKB Diedukasi Pencegahan DBD

Minggu, 27 September 2026 1495

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks