Lumpur Kampung Pulo Dibersihkan

Kamis, 13 Februari 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 2418

bersih_bersih_kampung_pulo.jpg

(Foto: doc)

Setelah dilanda banjir selama hampir satu bulan, kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur dipenuhi oleh lumpur. Hampir setiap sudut jalan dan rumah warga dipenuhi lumpur. Agar lingkungan kembali menjadi bersih, hari ini, Kamis (13/2) dilakukan aksi bersih-bersih yang melibatkan sekitar 300 petugas gabungan yang terdiri dari 150 personil Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, 120 personil Sudin Kebersihan, serta dari unsur kecamatan dan kelurahan setempat.

Petugas langsung turun ke 8 RW membersihkan lumpur yang ada di setiap sudut gang dan di dalam rumah warga. Seluruh lumpur dikeruk dan dimasukkan ke dalam karung. Selanjutnya, lumpur dibawa ke TPS Kelapadua Wetan dan Pasar Induk Beras Cipinang. Sebab jika dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, waktunya tak mencukupi.

Kasudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Abdul Karim menuturkan, untuk mendukung progam bersih-bersih lumpur ini pihaknya mengerahkan 150 personil. Mereka didukung dengan sejumlah peralatan, seperti 4 unit pompa, 8 unit pompa apung, dan 3 unit pompa portabel.

"Kalau melihat kondisi lumpur yang ada, kemungkinan satu minggu baru bisa bersih. Kami berharap, warga juga bahu membahu agar lingkungan cepat bersih kembali," ujar Abdul Karim.

Aksi bersih-bersih ini tak hanya dilakukan di Kampung Pulo. Rencananya, Jumat (14/2) besok dilanjutkan di wilayah Bidara Cina. Personil yang dikerahkan pun sama. Kemudian dilakukan di Cawang dan sejumlah titik banjir lainnya di Jakarta Timur.

Walikota Administrasi Jakarta Timur, HR Krisdiyanto, mengatakan, program bersih-bersih ini akan dilanjutkan dengan karbolisasi. Agar tak ada kuman di bekas lokasi banjir. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Sudin Kesehatan untuk menangani warga pasca banjir. Sebab berbagai penyakit yang muncul pasca banjir seperti penyakit DBD, Leptospirosis dan Chikungunya juga perlu diwaspadai.

"Pemerintah tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan warga. Kami minta warga juga harus kerja keras untuk membersihkan lingkungannya sendiri. Kami kan sifatnya hanya membantu, membersihkan lumpur dan membuangnya," ujar Krisdiyanto.

Mengenai aliran listrik yang masih dipadamkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT PLN. "Tentunya PLN juga akan survei ke lokasi sebelum menyalakan aliran listrik," katanya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2866

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1258

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1051

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1192

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 585

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks