Lumpur Kampung Pulo Dibersihkan

Kamis, 13 Februari 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 2455

bersih_bersih_kampung_pulo.jpg

(Foto: doc)

Setelah dilanda banjir selama hampir satu bulan, kawasan Kampung Pulo, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur dipenuhi oleh lumpur. Hampir setiap sudut jalan dan rumah warga dipenuhi lumpur. Agar lingkungan kembali menjadi bersih, hari ini, Kamis (13/2) dilakukan aksi bersih-bersih yang melibatkan sekitar 300 petugas gabungan yang terdiri dari 150 personil Sudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, 120 personil Sudin Kebersihan, serta dari unsur kecamatan dan kelurahan setempat.

Petugas langsung turun ke 8 RW membersihkan lumpur yang ada di setiap sudut gang dan di dalam rumah warga. Seluruh lumpur dikeruk dan dimasukkan ke dalam karung. Selanjutnya, lumpur dibawa ke TPS Kelapadua Wetan dan Pasar Induk Beras Cipinang. Sebab jika dibuang ke TPA Bantar Gebang, Bekasi, waktunya tak mencukupi.

Kasudin Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Jakarta Timur, Abdul Karim menuturkan, untuk mendukung progam bersih-bersih lumpur ini pihaknya mengerahkan 150 personil. Mereka didukung dengan sejumlah peralatan, seperti 4 unit pompa, 8 unit pompa apung, dan 3 unit pompa portabel.

"Kalau melihat kondisi lumpur yang ada, kemungkinan satu minggu baru bisa bersih. Kami berharap, warga juga bahu membahu agar lingkungan cepat bersih kembali," ujar Abdul Karim.

Aksi bersih-bersih ini tak hanya dilakukan di Kampung Pulo. Rencananya, Jumat (14/2) besok dilanjutkan di wilayah Bidara Cina. Personil yang dikerahkan pun sama. Kemudian dilakukan di Cawang dan sejumlah titik banjir lainnya di Jakarta Timur.

Walikota Administrasi Jakarta Timur, HR Krisdiyanto, mengatakan, program bersih-bersih ini akan dilanjutkan dengan karbolisasi. Agar tak ada kuman di bekas lokasi banjir. Pihaknya juga berkoordinasi dengan Sudin Kesehatan untuk menangani warga pasca banjir. Sebab berbagai penyakit yang muncul pasca banjir seperti penyakit DBD, Leptospirosis dan Chikungunya juga perlu diwaspadai.

"Pemerintah tidak bisa bekerja maksimal tanpa dukungan warga. Kami minta warga juga harus kerja keras untuk membersihkan lingkungannya sendiri. Kami kan sifatnya hanya membantu, membersihkan lumpur dan membuangnya," ujar Krisdiyanto.

Mengenai aliran listrik yang masih dipadamkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT PLN. "Tentunya PLN juga akan survei ke lokasi sebelum menyalakan aliran listrik," katanya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7131

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4819

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 2001

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2498

Binamarga penertiban kabel udara sunter jakut jati

5,6 Kilometer Kabel Udara di Tanjung Priok Dipindah ke SJUT

Senin, 02 November 2026 1080

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks