Pemprov DKI Jalin Kerja Sama Pendidikan Ritel Bagi Siswa SMK

Kamis, 04 Oktober 2018 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 2153

Pemprov DKI Jalin Kerja Sama Pendidikan Ritel Bagi Siswa SMK

(Foto: Punto Likmiardi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya dan PT Alfamidi terkait Penyelenggaraan Pendidikan Ritel Bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kerja sama ini adalah sebuah hal yang penting

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama tersebut ditanda tangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Bowo Irianto dan Direktur Utama (Dirut) PT Sumber Alfaria Trijaya sekaligus PT Midi Utama Indonesia, Tri Wasono Sunu.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap, melalui kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk memperbanyak lapangan kerja.

"Kerja sama ini adalah sebuah hal yang penting," ujarnya, usai menyaksikan penandatanganan MoU di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/10).

Menurut Anies, lapangan pekerjaan di Jakarta tersedia, namun antara suply dan demand tidak selalu memiliki ruang interaksi yang tepat. Akibatnya, akan muncul gap.

"Gap itulah yang disebut dengan unemployment. Meskipun temporer, tapi itu akan masuk dalam data,” terangnya.

Melalui MoU tersebut, lanjutnya, dapat memperkecil gap unemployment di Jakarta bagi yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

"Selesai sekolah, langsung bekerja. Tidak ada masa tunggu. Bila sekolah dan pemerintah berhubungan langsung dengan lapangan pekerjaan, maka ada proses interaksi yang saling menguntungkan bagi semua pihak," ungkapnya.

Sementara, Dirut PT Sumber Alfaria Trijaya sekaligus PT Midi Utama IndonesiaTri Wasono Sunu menambahkan, kerja sama tersebut dilakukan sebagai program Implementasi revitalisasi SMK di Jakarta yang sudah dirintis sejak tahun 2013 dengan melibatkan 5 SMK.

"Kita mendukung kurikulum revitalisasi SMK yang juga perlu melibatkan pihak swasta dalam penyediaan lapangan kerja," tandasnya.

Perlu diketahui, di tahun 2018, jumlah SMK yang terlibat bertambah menjadi 13. Adapun ketiga belas SMK tersebut yakni, SMK Negeri 10, SMK Negeri 22, SMK Negeri 42, SMK Negeri 45, SMK Negeri 19, SMK Negeri 13, SMK Negeri 12, SMK Negeri 48, SMK Negeri 3, SMK Negeri 8, dan SMK Negeri 6, SMK Negeri 20, dan SMK Negeri 17.

BERITA TERKAIT
250 Alumnus SMKN 4 Ikuti Pelatihan OK OCE

250 Lulusan SMK Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Kamis, 20 September 2018 2353

18 SMK di Jakut Ikuti Lomba Cerdas Cermat Pancasila

18 SMK di Jakut Ikuti Lomba Cerdas Cermat

Minggu, 23 September 2018 2815

Sekda Minta SKPD dan UKPD Terus Kawal Program OK OCE

Sekda Minta SKPD dan UKPD Terus Kawal Program OK OCE

Kamis, 30 Agustus 2018 2804

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 1664

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy

BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026

Senin, 02 Februari 2026 631

Cuaca Hujan Jati jakarta bmkg

Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini

Senin, 02 Februari 2026 728

Kominfo Jakut Gandeng Jakut Hub Perkuat Literasi Digital Generasi Muda

Sudin Kominfotik Jakut Berkolaborasi Tingkatkan Literasi Digital

Selasa, 27 Januari 2026 1393

Masa pembelajaran jarak jauh (PJJ) diperpanjang

Pramono Perpanjang Masa PJJ Sampai 1 Februari

Kamis, 29 Januari 2026 1006

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks