Pemprov DKI Jalin Kerja Sama Pendidikan Ritel Bagi Siswa SMK

Kamis, 04 Oktober 2018 Reporter: Mustaqim Amna Editor: Toni Riyanto 2384

Pemprov DKI Jalin Kerja Sama Pendidikan Ritel Bagi Siswa SMK

(Foto: Punto Likmiardi)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan PT Sumber Alfaria Trijaya dan PT Alfamidi terkait Penyelenggaraan Pendidikan Ritel Bagi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Kerja sama ini adalah sebuah hal yang penting

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama tersebut ditanda tangani oleh Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Pendidikan Bowo Irianto dan Direktur Utama (Dirut) PT Sumber Alfaria Trijaya sekaligus PT Midi Utama Indonesia, Tri Wasono Sunu.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan berharap, melalui kerja sama tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi untuk memperbanyak lapangan kerja.

"Kerja sama ini adalah sebuah hal yang penting," ujarnya, usai menyaksikan penandatanganan MoU di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (4/10).

Menurut Anies, lapangan pekerjaan di Jakarta tersedia, namun antara suply dan demand tidak selalu memiliki ruang interaksi yang tepat. Akibatnya, akan muncul gap.

"Gap itulah yang disebut dengan unemployment. Meskipun temporer, tapi itu akan masuk dalam data,” terangnya.

Melalui MoU tersebut, lanjutnya, dapat memperkecil gap unemployment di Jakarta bagi yang tidak bisa melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

"Selesai sekolah, langsung bekerja. Tidak ada masa tunggu. Bila sekolah dan pemerintah berhubungan langsung dengan lapangan pekerjaan, maka ada proses interaksi yang saling menguntungkan bagi semua pihak," ungkapnya.

Sementara, Dirut PT Sumber Alfaria Trijaya sekaligus PT Midi Utama IndonesiaTri Wasono Sunu menambahkan, kerja sama tersebut dilakukan sebagai program Implementasi revitalisasi SMK di Jakarta yang sudah dirintis sejak tahun 2013 dengan melibatkan 5 SMK.

"Kita mendukung kurikulum revitalisasi SMK yang juga perlu melibatkan pihak swasta dalam penyediaan lapangan kerja," tandasnya.

Perlu diketahui, di tahun 2018, jumlah SMK yang terlibat bertambah menjadi 13. Adapun ketiga belas SMK tersebut yakni, SMK Negeri 10, SMK Negeri 22, SMK Negeri 42, SMK Negeri 45, SMK Negeri 19, SMK Negeri 13, SMK Negeri 12, SMK Negeri 48, SMK Negeri 3, SMK Negeri 8, dan SMK Negeri 6, SMK Negeri 20, dan SMK Negeri 17.

BERITA TERKAIT
250 Alumnus SMKN 4 Ikuti Pelatihan OK OCE

250 Lulusan SMK Ikuti Pelatihan Kewirausahaan

Kamis, 20 September 2018 2516

18 SMK di Jakut Ikuti Lomba Cerdas Cermat Pancasila

18 SMK di Jakut Ikuti Lomba Cerdas Cermat

Minggu, 23 September 2018 2994

Sekda Minta SKPD dan UKPD Terus Kawal Program OK OCE

Sekda Minta SKPD dan UKPD Terus Kawal Program OK OCE

Kamis, 30 Agustus 2018 2953

BERITA POPULER
Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3252

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1966

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1540

Pramono kunjungan ciangir rezap

Manfaatkan Sampah Organik, DKI Bakal Bangun Pusat Ketahanan Pangan di Ciangir

Jumat, 31 Juli 2026 1324

Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 616

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks