Sepeda Motor Akan Dibatasi di Jl Medan Merdeka Barat - HI

Senin, 10 November 2014 Reporter: Erna Martiyanti Editor: Erikyanri Maulana 8374

Motor Dilarang Melintas HI-Medan Merdeka Barat

(Foto: doc)

Upaya mengurai kemacetan lalu lintas di ibu kota terus dilakukan Pemprov DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya. Salah satunya dengan kebijakan membatasi jumlah pengguna sepeda motor yang melintas di Jl Medan Merdeka Barat hingga Bundaran Hotel Indonesia (HI). Rencananya, kebijakan ini akan disosialisasikan mulai Desember nanti.

Jadi, teman-teman pengguna sepeda motor bisa meninggalkan kendaraannya di sejumlah tempat parkir. Nanti akan ada lima unit bus tingkat baru lagi

Sebagai kompensasi, Pemprov DKI Jakarta akan menyediakan bus tingkat gratis di sepanjang jalur tersebut. "Rencananya Desember nanti," ujar Muhammad Akbar, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, di Balaikota DKI, Senin (10/11).

Untuk tahap awal, kata Akbar, pihaknya akan menyediakan lima unit bus tingkat sebagai gantinya untuk dimanfaatkan para pengguna sepeda motor. "Jadi, teman-teman pengguna sepeda motor bisa meninggalkan kendaraannya di sejumlah tempat parkir. Nanti akan ada lima unit bus tingkat baru lagi," katanya.

Kebijakan ini akan diujicoba selama satu bulan untuk kemudian dievaluasi. "Diujicoba dulu, nanti dievaluasi sebulan. Kalau oke ya dilanjutkan," ucapnya.

Dikatakan Akbar, pemilihan lokasi Jl Medan Merdeka Barat - Bundaran HI dikarenakan kawasan tersebut angkutan umumnya relatif baik. Terlebih, kawasan itu juga bersinggungan dengan koridor I Transjakarta (Blok M - Kota).  Begitu pun dengan keberadaan kantong-kantong parkir di kawasan itu yang cukup memadai. 

Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Bakharudin mengatakan, pemberian sanksi terhadap pelanggar kebijakan ini dilakukan secara bertahap. "Kami akan lakukan penyuluhan, sosialisasi dan pengawasan. Untuk penindakan para pelanggar, sesuai aturan yang ada dengan tilang," katanya. 

Ditambahkan Bakharudin, untuk mendukung kebijakan ini, pihaknya akan mengerahkan personel untuk mengatur lalu lintas. Terlebih, kebijakan ini rencananya akan diterapkan selama 24 jam.

Kebijakan pembatasan sepeda motor ini berangkat dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia. Dimana 67-70 persen angka kecelakaan diakibatkan oleh kendaraan roda dua. Kemudian korban meninggal dunia juga mencapai 60 persen yang berasal dari pengendara roda dua.

BERITA TERKAIT
Pakai Knalpot Racing Tujuh Pelajar Diamankan di Palmerah

Gunakan Knalpot Bising, Pelajar Diamankan Polisi

Kamis, 06 November 2014 5215

Jalan Raya Kembangan Selatan Dipenuhi Semen Kering

Ceceran Semen Kering Bahayakan Pengendara

Rabu, 29 Oktober 2014 4256

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9249

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3221

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3639

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1935

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1506

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks