Amankan Harga Beras, DKI Akan Gelar Operasi Pasar

Sabtu, 08 November 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 5460

Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Beras Aman

(Foto: doc)

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2015, harga beras di pasaran sudah naik sekitar 0,4 persen. Untuk mengantisipasi kenaikan yang lebih tinggi lagi, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta bersama Divisi Regional (Divre) Bulog DKI Jakarta berencana menggelar operasi pasar beras di lima wilayah ibu kota.

Walau baru 0,4 persen namun kenaikan itu harus diantisipasi

Kepala Dinas KUMKMP DKI, Joko Kundaryo mengakui, adanya rencana operasi pasar beras yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Terlebih, harga beras di pasaran sudah merangkak naik, meski baru 0,4 persen. Untuk itu kenaikan harga ini harus diantisipasi sedini mungkin.

Joko menjelaskan, sebelum menggelar operasi pasar, pihaknya lebih dulu mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Dari hasil rapat tersebut, kemudian dilaporkan ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama.

 

"Nantinya Gubernur DKI yang melayangkan surat permohonan operasi pasar ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Kemungkinan operasi pasar dalam minggu ini atau minggu depan, karena harga beras sudah naik. Walau baru 0,4 persen namun kenaikan itu harus diantisipasi. Sebab, jika sudah naik sampai 10 persen maka akan sulit diantisipasi lagi," ujar Joko, Sabtu (8/11).

Rencananya dalam operasi pasar yang digelar pekan depan, DKI akan menyiapkan beras sebanyak 40 ribu ton. Beras sebanyak itu diyakini bisa untuk mengendalikan harga, asalkan waktunya tepat.

Sementara, Ketua Persatuan Pengusaha Pengggilingan Padi (Perpadi) DKI Jakarta, Nelly Sukidi mengatakan, dalam pekan ini memang sudah terjadi kenaikan harga. Namun, rata-rata kenaikannya hanya Rp 100-200 per kilogram. Sehingga kenaikan ini masih dianggap fluktuatif.

"Kalau DKI mau menggelar operasi pasar, silakan saja. Kan DKI punya kebijakan dan parameter sendiri. Kalau kami melihat kenaikan harga saat ini masih fluktuatif dan wajar," kata Nelly.

Disebutkan, harga beras jenis IR3 saat ini berkisar Rp 7.700-7.800 per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 7.600 per kilogram. Kemudian IR2 sebelumnya Rp 7.800 per kilogram dan kini Rp 7.900-8.000 per kilogram. Sedangkan IR1 sebelumnya Rp 8.100 kini Rp 8.200-8.300 per kilogram.

BERITA TERKAIT
Gudang Beras Pasar Induk Cipinang Memprihatinkan

Gudang Beras Cipinang Butuh Perbaikan

Kamis, 06 November 2014 6025

beras raskin berkutu istimewa

Raskin Berkutu dan Bau

Minggu, 12 Oktober 2014 5673

Ditangani BPS, Distribusi Raskin Terancam Salah Sasaran

Lurah Tak Dilibatkan dalam Pendataan Penerima Raskin

Selasa, 19 Agustus 2014 5627

beras_raskin_ilustrasi9.jpg

Stok Beras untuk Korban Banjir Aman

Jumat, 24 Januari 2014 3558

BERITA POPULER
Penertiban PKL Sungai Bambu anita 01

Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

Rabu, 21 Oktober 2026 2867

LRT jakarta jati2

Kapasitas LRT Diminta Ditambah Usai Transportasi Publik Semakin Terhubung

Senin, 26 Oktober 2026 1021

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1631

Penataan Lahan Jadi Taman Interaktif Cijantung nurito

Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

Jumat, 23 Oktober 2026 1636

Bpbd omc ist

Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

Rabu, 21 Oktober 2026 1621

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks