Amankan Harga Beras, DKI Akan Gelar Operasi Pasar

Sabtu, 08 November 2014 Reporter: Nurito Editor: Dunih 5445

Jelang Natal dan Tahun Baru, Stok Beras Aman

(Foto: doc)

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2015, harga beras di pasaran sudah naik sekitar 0,4 persen. Untuk mengantisipasi kenaikan yang lebih tinggi lagi, Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI Jakarta bersama Divisi Regional (Divre) Bulog DKI Jakarta berencana menggelar operasi pasar beras di lima wilayah ibu kota.

Walau baru 0,4 persen namun kenaikan itu harus diantisipasi

Kepala Dinas KUMKMP DKI, Joko Kundaryo mengakui, adanya rencana operasi pasar beras yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Terlebih, harga beras di pasaran sudah merangkak naik, meski baru 0,4 persen. Untuk itu kenaikan harga ini harus diantisipasi sedini mungkin.

Joko menjelaskan, sebelum menggelar operasi pasar, pihaknya lebih dulu mengadakan rapat koordinasi dengan instansi terkait. Dari hasil rapat tersebut, kemudian dilaporkan ke Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama.

 

"Nantinya Gubernur DKI yang melayangkan surat permohonan operasi pasar ke Kementerian Perdagangan dan Kementerian Pertanian. Kemungkinan operasi pasar dalam minggu ini atau minggu depan, karena harga beras sudah naik. Walau baru 0,4 persen namun kenaikan itu harus diantisipasi. Sebab, jika sudah naik sampai 10 persen maka akan sulit diantisipasi lagi," ujar Joko, Sabtu (8/11).

Rencananya dalam operasi pasar yang digelar pekan depan, DKI akan menyiapkan beras sebanyak 40 ribu ton. Beras sebanyak itu diyakini bisa untuk mengendalikan harga, asalkan waktunya tepat.

Sementara, Ketua Persatuan Pengusaha Pengggilingan Padi (Perpadi) DKI Jakarta, Nelly Sukidi mengatakan, dalam pekan ini memang sudah terjadi kenaikan harga. Namun, rata-rata kenaikannya hanya Rp 100-200 per kilogram. Sehingga kenaikan ini masih dianggap fluktuatif.

"Kalau DKI mau menggelar operasi pasar, silakan saja. Kan DKI punya kebijakan dan parameter sendiri. Kalau kami melihat kenaikan harga saat ini masih fluktuatif dan wajar," kata Nelly.

Disebutkan, harga beras jenis IR3 saat ini berkisar Rp 7.700-7.800 per kilogram. Sebelumnya hanya Rp 7.600 per kilogram. Kemudian IR2 sebelumnya Rp 7.800 per kilogram dan kini Rp 7.900-8.000 per kilogram. Sedangkan IR1 sebelumnya Rp 8.100 kini Rp 8.200-8.300 per kilogram.

BERITA TERKAIT
Gudang Beras Pasar Induk Cipinang Memprihatinkan

Gudang Beras Cipinang Butuh Perbaikan

Kamis, 06 November 2014 6013

beras raskin berkutu istimewa

Raskin Berkutu dan Bau

Minggu, 12 Oktober 2014 5658

Ditangani BPS, Distribusi Raskin Terancam Salah Sasaran

Lurah Tak Dilibatkan dalam Pendataan Penerima Raskin

Selasa, 19 Agustus 2014 5613

beras_raskin_ilustrasi9.jpg

Stok Beras untuk Korban Banjir Aman

Jumat, 24 Januari 2014 3547

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29897

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14116

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2775

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1712

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1988

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks