RSUD Matraman Luncurkan Empat Layanan Baru

Kamis, 28 Juni 2018 Reporter: Nurito Editor: Rio Sandiputra 9294

RSUD Matraman Launching Empat Program Layanan

(Foto: Nurito)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Matraman, Jakarta Timur meluncurkan empat program baru di hari ulang tahun (HUT) ke-2, Kamis (28/6). Layanan ini untuk memudahkan warga yang ingin mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Matraman.

Empat program ini kita luncurkan sekaligus untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat

Direktur Utama RSUD Matraman, Opy Dyah Paramitha menjelaskan, empat program tersebut yakni clinical reminder system (CRS) yang merupakan suatu sistem aplikasi yang memuat tentang tindakan dokter, terapi dan pemeriksaan penunjang untuk diagnosa pasien. Khususnya untuk diagnosa diabetes melitus, hipertensi dan demam berdarah.

"Dengan sistem ini diharapkan pelayanan dan pembiayaan rumah sakit menjadi bermutu, efisien dan efektif sesuai dengan ilmu kedokteran terbaru. Seluruh diagnosa juga menggunakan CRS ini," ujarnya.

Lalu ada juga pelayanan untuk Tuberculosis Resisten Obat (TB RO), ini sebagai salah satu wujud partisipasi rumah sakit dalam menanganai kasus TB.

Kemudian untuk memudahkan pasien yang ingin berobat, RSUD Matraman saat ini dilengkapi dengan anjungan pendaftaran mandiri. Anjungan ini akan bisa melayani langsung pendaftaran pasien, pengecekan jadwal dokter, jumlah tempat tidur yang tersedia secara real time dan juga keluhan pasien bisa langsung diinput di anjungan tersebut.

Terakhir, yakni Sistem Terintegrasi dokumen Kependudukan Tiga Instansi (Sidukun) three in one. Bayi yang lahir di RSUD Matraman bisa langsung diurus Surat Keterangan Lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK), Akta Kelahiran, Kartu Keluarga, Kartu Identitas Anak dan ID Kepesertaan BPJS Kesehatan.

"Empat program ini kita luncurkan sekaligus untuk meningkatkan kualitas pelayanan pada masyarakat. Program ini juga salah satu inovasi yang efisien dan efektif di era Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)," tuturnya.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Koesmedi Priharto menambahkan, sejak adanya program JKN, RSUD maupun puskesmas memang harus membuat inovasi baru. Karena kini masyarakat yang datang tidak hanya sedang sakit, namun yang sehat juga datang untuk konsultasi, pengecekan dan pencegahan agar tidak jatuh sakit.

"Jadi saat ini rumah sakit atau puskesmas tidak hanya melayani orang sakit. Namun yang sehat juga dilayani. Mereka datang untuk cek kesehatan agar tidak sakit. Makanya RSUD atau puskesmas perlu punya inovasi-inovasi baru," tandasnya.

BERITA TERKAIT
PTSP Matraman Gandeng Lurah Camat Untuk Sosialisasikan JakEvo

PTSP Matraman Gandeng Lurah-Camat Sosialisasikan JakEvo

Kamis, 10 Mei 2018 4510

Pegawai UPT Puskeswan DKPKP Ikuti Pelatihan Input e-Kertas Kerja

Pegawai UPT Puskeswan DKPKP Ikuti Pelatihan Input e-Kertas Kerja

Sabtu, 23 Juni 2018 4970

BERITA POPULER
IMG 20261104 WA0056

Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

Rabu, 04 November 2026 4343

Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7218

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4914

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 3607

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2706

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks