Warga Kramatjati Dikejutkan Penemuan Bayi

Kamis, 30 Oktober 2014 Reporter: Nurito Editor: Agustian Anas 7724

Warga Kampung Tengah RT 003/08, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (30/10) pagi dikejutkan dengan pene

(Foto: Nurito)

Warga Kampung Tengah RT 003/08, Kramatjati, Jakarta Timur, Kamis (30/10) pagi dikejutkan dengan penemuan bayi berjenis kelamin perempuan. Bayi yang diperkirakan berusia 10 hari ini pertama kali ditemukan oleh Rosi Aliyah (65), di samping Mushola Ar-Rahman sekitar pukul 05.00.

Diduga bayi itu sengaja dibuang orangtuanya. Sejauh ini belum ada warga yang mengenali bayi tersebut

Rosi Aliyah menuturkan, sekitar pukul 05.00 dirinya mendengar suara tangisan bayi di luar rumahnya. Ia pun penasaran dan langsung bergegas keluar rumah. Benar saja, ternyata ada bayi yang tergeletak di teras rumah Eva Mayarni (30), tetangganya. Warga yang penasaran langsung mendatangi lokasi penemuan bayi tersebut.

Saat ditemukan kondisi bayi mengenakan pakaian lengkap. Mulai dari kaos, celana pendek, selimut, sarung tangan, dan topi. “Tadi pagi ada suara bayi menangis. Setelah dicek, ternyata ada bayi tergeletak di rumah tetangga. Kita langsung laporkan ke polisi untuk menangani bayi tersebut,” ujar Rosi.

Polisi pun langsung mendatangi lokasi kejadian dan memintai keterangan sejumlah saksi. Namun tidak ada satu pun warga yang mengetahui siapa orangtua bayi tersebut. Diduga bayi ini sengaja dibuang oleh orangtuanya yang tak menginginkan bayi ini lahir.

Kapolsek Kramatjati, Komisaris Polisi Handini, membenarkan adanya penemuan bayi berjenis kelamin perempuan. Pihaknya langsung menangani kasus ini dan memberikan surat pengantar agar bayi tersebut dirawat di Panti Sosial Tunas Bangsa, Ceger, Cipayung, Jakarta Timur.

“Diduga bayi itu sengaja dibuang orangtuanya. Sejauh ini belum ada warga yang mengenali bayi tersebut. Kami akan tetap melakukan penyelidikan untuk mengungkap orangtua bayi tersebut,” kata Komisaris Polisi Handini.

Kepala Panti Sosial Tunas Bangsa Ceger, Sri Utami, mengatakan, kondisi bayi tersebut cukup sehat, hanya saja kulitnya agak sedikit kuning. Saat ditimbang berat badan bayi tersebut mencapai 2,2 kilogram.

“Warna kuning pada kulit bayi itu kemungkinan ada bilirubinnya agak tinggi. Biasanya disebabkan bayi kurang mendapat asupan ASI atau air putih dan kurang dijemur saat pagi hari. Namun bayi ini tetap sehat dan mau minum susu,” ujar Sri Utami.

BERITA TERKAIT
Awal Ramadhan, Warga Lubang Buaya Digegerkan Penemuan Mayat Bayi

Mayat Bayi Laki-Laki Ditemukan Membusuk di Lubang Buaya

Minggu, 29 Juni 2014 5848

Bayi

Mayat Bayi Tersangkut di Kolong Jembatan Kali Sodong

Rabu, 28 Mei 2014 4903

BERITA POPULER
IMG 20260202 WA0102

Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan

Senin, 02 Februari 2026 5922

Rano tinjau Jalan Rusak Thamrin jati

Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan

Selasa, 03 Februari 2026 951

Imlek glodok jati

Perayaan Imlek di Jakarta Bakal Lebih Semarak dan Berwarna

Selasa, 03 Februari 2026 765

IMG 20260203 191714

Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini

Selasa, 03 Februari 2026 749

Transjabodetabek blokM rezap

Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan

Selasa, 03 Februari 2026 620

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks