Sabtu, 08 Februari 2014
Reporter: Rio Sandiputra
Editor: Dunih
2345
(Foto: doc)
Meski banjir di Jakarta sudah surut, namun simpati dari berbagai kalangan terhadap korban banjir terus berdatangan. Selain diberi sumbangan sembilan bahan pokok (sembako), selimut, dan air bersih, warga yang menjadi korban banjir juga diberikan bantuan seragam sekolah.
"Saat ini kita sedang mendata kebutuhan seragam dan alat sekolah anak-anak korban banjir," ujar Sumadi, Kepala Seksi Bantuan Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Selatan, Sabtu (8/2).
Menurut Sumadi, hal ini agar saat pembagian nanti tidak ada yang berebut. Sebab, akan sulit jika dalam pembagian seragam tidak mengetahui ukuran dari anak yang membutuhkan. "Kalau buku dan tas sekolah bisa dibagikan langsung nanti. Tapi kalau seragam bisa rebutan ukurannya," ucap Sumadi.
Saat ini, kata Sumadi, Dinas Sosial juga sudah menyediakan stok seragam sekolah serta kebutuhan sekolah lainnya. "Sudah ada di dinas tinggal diambil saja, menunggu pendataan. Kita akan serahkan ke pihak kelurahan nanti agar pembagiannya tidak ricuh," jelasnya.
Bantuan-bantuan sosial untuk korban banjir juga bukan hanya dari pemerintah. Program Corporate Social Responsibility (CSR) dari beberapa perusahaan juga terus mengalir. Bantuan dalam bentuk sandang, dana, maupun kebutuhan seragam sekolah itu diharapkan bisa menghibur warga yang menjadi korban banjir.
"Total bantuan untuk korban banjir di Jakarta Pusat dan Jakarta Selatan ini sebesar Rp 429 juta berupa berbagai barang kebutuhan pokok seperti beras, mie instan, perlengkapan kebersihan, hingga seragam dan tas sekolah," tambah Laurensius Manurung, Direktur Keuangan PT Angkasa Pura II.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan
Senin, 04 Mei 2026
883
Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL
Senin, 04 Mei 2026
804
Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026
Jumat, 01 Mei 2026
1180
Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga