Penertiban Pedagang Hewan Kurban Ricuh

Selasa, 30 September 2014 Reporter: Jhon Syah Putra Kaban Editor: Widodo Bogiarto 3591

penertiban lapak hewan kurban

(Foto: Jhon Syah Putra Kaban)

Penertiban pedagang hewan kurban di atas trotoar Jalan KH Mas Mansyur, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (30/9), berlangsung ricuh. Puluhan pedagang bersama warga menganiaya aparat Satpol PP serta memblokir kawasan Tanah Abang.

Untuk sementara kita mundur dulu. Kita dinginkan dulu situasinya

Pantauan beritajakarta.com, sejak pagi ratusan pedagang dan warga yang membekali diri dengan senjata tajam, balok, botol, dan peralatan lainnya sudah bersiaga di Jalan KH Mas Mansyur untuk menunggu kedatangan aparat Satpol PP yang berencana melakukan penertiban.

Kedatangan sekitar 100 aparat Satpol PP yang dipimpin Camat Tanah Abang, Hidayatullah sekitar pukul 10.00 langsung disambut lemparan batu dan makian pedagang. Tidak cukup melempar, para pedagang kemudian mengejar petugas sambil menenteng senjata tajam.

Khawatir bentrokan makin parah, aparat Satpol PP pun memilih mundur untuk menyelamatkan diri. Namun seorang petugas bernama Gaffarudin mengalami nasib malang. Korban mengalami luka-luka serius di bagian kepala, telinga, dan punggung lantaran dipukul menggunakan batu.

Akibat bentrokan ini, arus lalu lintas di Jalan KH Mas Mansyur tersendat. Puluhan mobil dan motor membentuk antrean untuk melewati jalan tersebut, baik yang ke arah Pasar Tanah Abang maupu arah sebaliknya.

Ruslan (40), salah satu pedagang hewan kurban menyebutkan, dirinya dan puluhan pedagang lainnya akan tetap berjualan meski sudah ada Instruksi Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 67 tahun 2014 tentang Larangan Menjual Hewan Kurban di Atas Trotoar dan saluran air dan Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.

"Ini kan sudah tradisi dari zaman dulu. Warga jelas menolak, ini kan cuma seminggu paling lama berjualan," kata Ruslan.

Melihat situasi yang tidak kondusif, Hidayatullah kemudian menginstruksikan petugas Satpol PP untuk kembali ke kantor Kecamatan Tanah Abang. "Untuk sementara kita mundur dulu. Kita dinginkan dulu situasinya, kita lakukan dulu koordinasi dengan pimpinan untuk langkah-langkah lebih lanjut," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Jakarta Pusat, Yadi Rusmayadi mengaku, pihaknya sudah sering mengingatkan kepada para pedagang bahwa Jalan KH Mas Mansyur bukanlah tempat berjualan hewan kurban. Jika pedagang masih nekat berjualan di sepanjang trotoar, petugas akan mengangkut hewan-hewan kurban tersebut.

Yadi mengungkapkan, para pedagang akan dipindahkan ke Jl Tenaga Listrik tidak jauh dari Jl KH Mas Mansyur, yaitu masih di wilayah yang sama, yaitu Kelurahan Kebon Melati, Tanah Abang. "Di lokasi itu masih banyak tanah kosong yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat penampungan hewan kurban," ujarnya.

BERITA TERKAIT
penjualan hewan qurban beritajakarta

Pedagang Hewan Kurban Tetap Jualan di Trotoar

Senin, 29 September 2014 3914

sapi kurban di sekolah

Ingub Soal Penyembelihan Hewan Kurban Disalahartikan

Kamis, 25 September 2014 7375

Belum Ada Standarisasi Pemotongan Hewan, Bimbingan Teknis Digelar

Panitia Hewan Kurban Dapat Pelatihan

Selasa, 23 September 2014 4992

pedagang hewan qurban tanah abang beritajakarta

Plt Walikota Jakpus Minta Satpol PP Tertibkan Pedagang

Senin, 29 September 2014 3153

DKI Belum Miliki Pos Pemeriksaan Hewan Kurban

DKI Terjunkan 656 Pemeriksa Hewan Kurban

Jumat, 26 September 2014 3459

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 2854

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1254

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1044

Gempa kepulauan seribu ist2

Gempa di Perairan Pulau Seribu Tidak Akibatkan Kerusakan

Sabtu, 12 September 2026 1186

IMG 20260917 WA0098

111 Kucing di Dua Pulau Sudah Disterilisasi dan Divaksin Rabies Gratis

Kamis, 17 September 2026 578

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks