Kamis, 30 Januari 2014
Reporter: Folmer
Editor: Dunih
3779
(Foto: doc)
Banyaknya warga yang menempati dan membangun pemukiman tanpa Izin Mendirikan Bangunan (IMB) di bantaran kali menjadi salah satu penyebab banjir dan longsor di DKI Jakarta. Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menegaskan, seharusnya warga mematuhi aturan dalam pendirian bangunan tersebut. Ia juga berharap dengan adanya kasus longsor, warga tidak berani lagi membangun di bantaran kali.
"Rumah-rumah yang bahaya itu harusnya tidak dibangun," kata Basuki, di Balaikota, Kamis (30/1).
Dikatakan Basuki, rumah yang terkena longsor, Selasa (28/1) kemarin, berada di pinggir tebing, berbatasan dengan proyek normalisasi Kali Pesanggrahan yang direncanakan akan diturap.
“Persoalan besar yang dihadapi oleh Pemprov DKI saat ini adalah banyaknya bangunan yang didirikan tanpa IMB,” katanya.
Namun, ia optimis, pasca tanah longsor kawasan pinggiran sungai atau waduk di ibu kota akan berdampak pada meningkatnya kesadaran warga sehingga tidak berani lagi tinggal di kawasan tersebut.
“Kita mau tegaskan lagi, memang mereka sudah tinggal 30-40 tahun, tapi habis longsor ini, mereka pasti tidak berani,” ujarnya.
Ditambahkan Basuki, Pemprov DKI akan memasang turap di dinding sungai atau tanggul waduk mengantisipasi kembali terjadinya tanah longsor.
“Kita pasang turap-turap nanti, biar semakin kuat serta memindahkan warga yang tinggal di bantaran kali ke sejumlah rusun," tandasnya.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
4111
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
608
Pemprov DKI Gelar Tiga Sorti Operasi Modifikasi Cuaca Hari Ini
Selasa, 03 Februari 2026
447
Pramono Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Jakarta
Selasa, 03 Februari 2026
508
Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Diluncurkan Pekan Depan