Bappeda DKI Gelar Monitoring di Dinas Dukcapil

Senin, 21 Agustus 2017 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 3897

Bappeda DKI Monitoring Program si Dukun 3 in 1

(Foto: Folmer)

Tim Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta, menggelar monitoring ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta di Jalan S Parman, Jakarta Barat.

Kami sudah menyaksikan layanannya cepat dan mudah, tidak ada birokrasi yang berbelit - belit 

Monitoring yang dilakukan oleh tim Bappeda DKI untuk melihat lebih dekat pelaksanaan program Si Dukun 3 in 1 atau Sistem Dokumentasi Administrasi Kependudukan tiga instansi dalam satu loket. 

Program ini merupakan layanan integrasi antara tiga instansi dalam rangka mempermudah layanan administrasi kependudukan bagi ibu yang baru melahirkan. 

Usai menggelar pertemuan dengan jajaran Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Tim Bappeda menggelar peninjauan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan, guna melihat langsung loket layanan Si Dukun 3 in 1. 

Kepala Sub Bidang Tata Praja Bidang Pemerintahan Bappeda DKI Jakarta, Dany Sumirat Kurniawan mengatakan, program Si Dukun 3 in 1 merupakan inovasi baru dari Dinas Dukcapil DKI Jakarta utuk melayani administrasi kependudukan warga Ibukota.

"Kami sudah menyaksikan layanannya cepat dan mudah, tidak ada birokrasi yang berbelit-belit saat warga mengurus kependudukan anaknya yang baru lahir di rumah sakit," ujar Dany, Senin (21/8). 

Ia mengungkapkan, program Si Dukun 3 in 1 telah menerima penghargaan Top 99 inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) tahun 2017. 

Namun, menurut Dany, saat ini sumber daya manusia (SDM) untuk memberikan pelayanan administrasi kependudukan di rumah sakit masih minim.   

"Masukan kami agar ada penambahan petugas pelayanan di masa mendatang untuk mendukung program ini," ungkapnya. 

Kabid Data dan Informasi Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Alena Bilqis menjelaskan, program si Dukun 3 in 1 telah berjalan di tujuh RSUD milik Pemprov DKI Jakarta. 

Dia memaparkan, dalam program si Dukun 3 in 1 ini, bayi yang baru lahir mendapat lima dokumen yakni Nomor Induk Kependudukan, Akta Kelahiran, Kartu Keluarga dan Kartu Identitas Anak serta ID kepesertaan BPJS Kesehatan. 

"Warga yang mengurus di rumah sakit tidak dikenakan biaya sepeserpun," tegasnya.  

Ia menambahkan, hingga akhir 2017 ini pihaknya akan mengembangkan layanan si Dukun 3 in 1 di sejumlah rumah sakit lainnya seperti di RS Fatmawati dan RSU Kecamatan.  

"Namun, kami membutuhkan dukungan penuh sehingga program layanan kependudukan ini bisa direalisasikan," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
Bappeda lakukan Monitoring di BPBD DKI Jakarta

Bappeda Monitoring Alat Kerja BPBD DKI Jakarta

Jumat, 18 Agustus 2017 3639

Bappeda DKI Gelar Monitoring di Pemkot Jakbar

Bappeda DKI Monitoring Kegiatan di Pemkot Jakbar

Sabtu, 05 Agustus 2017 3712

Bappeda Monitoring Pemeliharaan Aset dan Pembangunan Kantor Kelurahan

Bappeda Monitoring Pembangunan Kantor Kelurahan di Jaktim

Jumat, 11 Agustus 2017 4698

BERITA POPULER
Kebakaran sunter agung anita

Kebakaran di Sunter Agung Berhasil Dipadamkan

Rabu, 13 Mei 2026 6131

LRT fase 1b gery ist

Ditarget Beroperasi Agustus 2026, Pramono Pastikan Keamanan Proyek LRT

Rabu, 13 Mei 2026 1036

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

183 Ekor Ikan Napoleon Dilepas di Perairan Pulau Panggang

Selasa, 12 Mei 2026 1333

Monas dok2

Pramono: Jakarta Tetap Ibu Kota hingga Terbitnya Keppres

Rabu, 13 Mei 2026 767

Hewan kurban sapi bilal

Pramono Pastikan Harga Hewan Kurban Masih Terkendali

Selasa, 12 Mei 2026 1086

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks