PKL di Tanah Abang Perlu Ditangani Secara Komprehensif

Rabu, 03 Mei 2017 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 4499

Dewan Minta Pemprov Serius Penanganan PKL di Tanah Abang

(Foto: doc)

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta meminta penanganan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, dilakukan secara komprehensif. Salah satu caranya, dengan menyediakan lahan penampungan bagi mereka. 

Persoalannya tidak akan selesai karena PKL akan tetap kembali berjualan di badan dan trotoar jalan

Hal ini diutarakan anggota  Komisi B DPRD DKI Jakarta, Prabowo Soenirman, menanggapi persoalan PKL Tanah Abang yang berjualan di trotoar dan bahu jalan.

"Jembatan penghubung gedung Blok G Pasar Tanah Abang yang menjadi tempat penampungan PKL hingga saat ini tidak kunjung terintegrasi. Alhasil, pedagang saat ini lebih memilih berjualan di trotoar dan badan jalan," ujarnya, Rabu (3/5). 

Prabowo menilai, penanganan yang dilakukan berupa penertiban PKL yang berjualan di trotoar maupun badan jalan kawasan Tanah Abang dinilai belum maksimal.

"Jadi harus ada solusi tepat," tandasnya. 

BERITA TERKAIT
elang Ramadan, Penjagaan di Tanah Abang Diintensifkan

Penjagaan PKL di Tanah Abang Diperketat

Kamis, 27 April 2017 7031

Retribusi Triwulan Pertama PKL Binaan di Jakpus Tembus Rp 1,29 Miliar

Retribusi Triwulan Pertama PKL Binaan di Jakpus Tembus Rp 1,29 Miliar

Jumat, 21 April 2017 4011

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 5301

IMG COM 202606161328598850

TMR Ramai Dikunjungi Wisatawan

Selasa, 16 Juni 2026 1372

Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1449

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1378

Cuaca cerah Jakarta jati

Langit Jakarta Diprakirakan Cerah Hari Ini

Kamis, 18 Juni 2026 561

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks