Meski sejumlah lokasi banjir di ibu kota kini mulai surut, namun hal tersebut tidak terjadi bagi warga korban banjir yang tinggal di Bukit Duri, Tebet, Jakarta Selatan. Untuk itu, para pengungsi pun meminta Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo membuka Pintu Air Manggarai yang mengarah ke Istana Presiden. Permintaan tersebut bukan tanpa alasan, mengingat pemukiman warga sudah hampir dua pekan terendam banjir.
"Pak Jokowi, tolong Pintu Air Manggarai dibuka. Kita sudah kebanjiran hampir dua minggu," pinta Siti (50) salah satu korban banjir Bukit Duri di lokasi pengungsian kepada Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, Jumat (24/1).
Mendengar permintaan warga, Jokowi mengaku sudah sejak empat hari terakhir ini, Pintu Air Manggarai yang mengarah ke Istana telah dibuka. Sebab, jika tidak ketinggian air di Sungai Ciliwung tidak akan turun dan banjir semakin meluas. "Manggarai sudah dibuka empat hari ini. Kalau tidak, air tidak turun-turun. Yang dibuka mengarah ke Istana, Pasar Baru dan Pluit. Makanya di Pluit banjir," kata Jokowi.
Dikatakan Jokowi, air yang datang dari hulu cukup banyak, belum lagi ditambah dengan hujan lokal yang mengguyur ibu kota. Sehingga sungai-sungai yang ada di Jakarta tidak mampu menampung aliran air yang berakibat meluap ke pemukiman warga.
Untuk memastikan warga, Jokowi bahkan langsung menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) DKI, Manggas Rudi Siahaan. Melalui sambungan telepon, Jokowi menyampaikan bahwa warga meminta agar Pintu Air Manggarai tetap dibuka. "Pak Rudi masyarakat di Kampung Melayu dan Bukit Duri, meminta Pintu Air Manggarai dibuka. Sampai sekarang masih dibuka kan?" tanya Jokowi ke Manggas.
Selain itu, Jokowi juga menanyakan kondisi Pintu Air Manggarai yang saat ini sudah berada pada posisi siaga 3. Karena sejak beberapa waktu lalu, Pintu Air Manggarai selalu berada pada posisi siaga 2. "Larinya nanti ke Pluit. Karena yang ke Pluit dan Gunung Sahari dibuka terus. Kalau keadaan seperti ini saya kira berani. Karena di atas (hulu) juga sudah siaga 4. Biar turunnya drastis juga. Tolong dicek Pluitnya juga," ujar Jokowi masih kepada Manggas.
Mendengar penjelasan Jokowi, warga pun mengucapkan terima kasih. Warga berharap dengan keputusan yang diambil Jokowi itu banjir akan cepat surut. Dalam kesempatan itu, Jokowi juga memberikan bantuan berupa sembako, selimut dan buku tulis. Dirinya juga sempat meninjau pengungsian di kantor Kelurahan Bukit Duri dan Masjid Attahiriyah.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Lapak Bensin Eceran di Jl Hadiah Utama Ditertibkan
Senin, 02 Februari 2026
3987
Rano Pastikan Perbaikan Jalan Rusak Terus Dilakukan
Selasa, 03 Februari 2026
492
Hujan Merata Diprakirakan Basahi Jakarta Hari Ini
Senin, 02 Februari 2026
739
BPS Catat DKI Alami Deflasi 0,23 Persen Selama Januari 2026